04/12/2022
Beranda » Perangi Covid-19, Kak Seto : Orang Tua Jadi Guru Bagi Anak Saat WFH

Perangi Covid-19, Kak Seto : Orang Tua Jadi Guru Bagi Anak Saat WFH

Jakarta, Rakyat Sumbar–Psikolog Dr Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto, mengajak orang tua agar menjadi guru bagi anak-anak menggantikan peran tenaga pendidik di sekolah, saat mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap berada di rumah atau (Work From Home).

“Ini penting sebagai upaya memutus rantai penyebaran dan penularan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19,” ujar Kak Seto di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Sabtu (4/4/2020).

Dalam rilis yang diterima Rakyat Sumbar, Kak Seto mengingatkan, orang tua dapat mengisi waktu luang bersama anak dengan aktivitas seperti membaca dongeng atau mengajarkan mereka menyanyikan tentang lagu yang berisi tentang edukasi mengenai corona.

“Untuk menghargai anak-anak, tetap harus bisa sediakan kekuatan sabar yang melimpah dan kreatifitas. Mengajar bisa sambil menyanyi atau dongeng bisa dengan boneka,” ujar dia.

Kak Seto mendorong orang tua untuk menjadi guru sesuai dengan tren kekinian yakni penuh dengan kreatifitas dan menciptakan suasana yang nyaman dalam belajar. Hal itu bertujuan agar anak-anak tidak stres saat belajar di rumah karena cara mengajar orang tua yang kemungkinan kurang sabar.

Selain ikut mengajarkan anak-anak mata pelajaran di sekolah selama masa Covid-19 ini, orang tua juga didorong agar tidak henti mengedukasi anak-anaknya terkait etika batuk dan bersin serta menjaga kesehatan. Kemudian anak-anak juga harus diedukasi untuk menjaga jarak satu hingga dua meter dari orang lain jika terpaksa harus keluar rumah.

“Saat bersin, menutup dengan siku bagian dalam. Tentu juga diajarkan cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir. Kita harus tetap produktif di rumah baik bagi ayah dan bunda termasuk bekerja dan beribadah dari rumah,” imbuhnya.

Dia menilai, dengan cara edukatif dan kreatif itu, penularan virus Corona dapat ditekan, yang diawali sinergi dari keluarga. (isr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.