rakyatsumbar.id

Berita Sumbar Terkini

Beranda » Tata Kelola Keuangan Dana Desa Sangat Penting

Tata Kelola Keuangan Dana Desa Sangat Penting

Gubernur Sumbar, Mahyeldi, saat membuka Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tingkat Regional, di Auditorium Gubernuran, Selasa (12/9).


Padang, rakyatsumbar.id – Gubernur Sumbar, Mahyeldi, mengatakan, kapasitas pemahaman Sumber Daya Manusia (SDM) terhadap tata kelola administrasi keuangan sangat penting, sebagai salah satu kunci keberhasilan setiap nagari dalam pengelolaan dana desa.

“Tujuan utama dari dana desa adalah mempercepat laju pembangunan di daerah. Namun dalam pelaksanaannya, selain cepat, kita juga perlu memastikan bahwa itu telah terkelola sesuai aturan dan tepat sasaran,” kata   Mahyeldi, saat membuka Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tingkat Regional, di Auditorium Gubernuran, Selasa (12/9).

Ia melanjutkan, saat ini konsep pembangunan yang dimulai dari desa adalah salah satu hal yang menjadi fokus dan terus diupayakan oleh pemerintah, baik pada tingkat kabupaten, provinsi maupun pusat.

“Hal itu dilakukan, karena diyakini dapat berdampak langsung terhadap masyarakat sehingga pemerataan pembangunan dan kesejahteraan yang dicita-citakan seluruh pihak dapat tercapai secara optimal,” ucapnya.

Menurut Mahyeldi, mengingat sentralnya peran pemerintah nagari  dalam menunjang keberhasilan pembangunan tersebut, maka perlu penguatan-penguatan bagi setiap perangkat nagari atau desa, dari segi kapasitas maupun kualitas yang saat ini kondisinya masih sangat terbatas.

“Agar semua tujuan dapat tercapai secara optimal, maka kita perlu melakukan penguatan terhadap perangkat nagari. Terutama pada bidang keuangan dan SDM,” ungkap Mahyeldi.

Ia menegaskan, jangan sampai akibat dari lemahnya pemahaman tersebut, perangkat nagari menjadi lamban dalam menjalankan roda pembangunan atau bahkan bermasalah secara hukum.

“Kita tentu berharap, laju roda pembangunan tetap berjalan optimal serta pelaksana di lapangan juga tidak bermasalah secara hukum. Maka oleh sebab itu, melalui kegiatan ini mereka kita perkuat,” tegas Mahyeldi.

Sementara itu, Kepala BPKP Perwakilan Sumbar, Dessy Adin menyampaikan latar belakang dari penyelenggaraan Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa adalah untuk meminimalisir potensi masalah terkait pengelolaan dana desa oleh perangkat pemerintahan di desa atau nagari.

“Kita menyadari masyarakat menuntut perangkat nagari untuk memberikan pelayanan yang cepat dan menyeluruh, namun tata kelola keuangan tentu harus tetap diperhatikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Dessy Adin.

Ia berharap kegiatan yang sangat strategis ini dapat diikuti secara serius oleh seluruh peserta agar manfaatnya dapat diterima secara utuh dan bisa diimplementasikan secara sempurna oleh seluruh peserta di tempat kerjanya masing-masing. (mul)

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *