Padang, Rakyat Sumbar – Satu pertanyaan yang kerap disampaikan pelanggan ke Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda) Air Minum Kota Padang adalah terkait melonjaknya tagihan air sewaktu-waktu.
Hal ini sering terjadi sehingga membuat pelanggan bertanya-tanya terkait lonjakan yang sangat signifikan.
Humas Perumda AM Padang, Adhie Zein menyampaikan, terapat beberapa alasan mengapa tagihan air pelanggan tiba-tiba melonjak.
“Hal yang sering terjadi adalah karena kebocoran jaringan pipa khususnya di dalam lingkungan rumah pelanggan,” ujar Adhie Zein, Kamis (11/6/2026).
Ia menjelaskan, kebocoran kecil yang jarang tidak disadari membuat meteran air terus berjalan, meskipun tidak digunakan.
“Jika semakin lama dibiarkan, maka akan semakin banyak biaya yang harus dibayar,” jelasnya.
Adhie menyebut, untuk mencegah ke bocoran air yang berakibat pada melonjaknya tagihan, pelanggan harus melakukan beberapa langkah.
Yang pertama, selalu periksa kran dan pipa air di rumah. Selanjutnya, cek meter air saat semua kran ditutup. Terakhir, pastikan tidak ada rembesan atau genangan air.
“Jika ditemukan genangan atau rembesan air yang menamakan adanya indikasi kebocoran, segera lakukan perbaikan pipa jaringan agar tidak berdampak pada tagihan air,” pungkasnya. (rif)





