Utama  

UNAND-BTN Resmikan Program Penyediaan Air Bersih di Lambung Bukit

Rektor Universitas Andalas Efa Yonnedi bersama Kepala BTN Cabang Padang Sudaryanto meresmikan Program Penyediaan Air Bersih bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Senin (27/7).

Padang, rakyatsumbar.id– Universitas Andalas (UNAND) bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) meresmikan Program Penyediaan Air Bersih bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Senin (27/7). Program tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bersih sekitar 300 kepala keluarga (KK) yang tersebar di empat RT di RW 04.
Peresmian ditandai dengan penyerahan bantuan filter air kepada warga RT 02 RW 04. Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Camat Pauh Eka Saputra, Sekretaris Universitas Andalas Aidinil Zetra, jajaran pimpinan UNAND, serta perwakilan BTN.
Ketua RT 02 RW 04 Kelurahan Lambung Bukit, Yurnalis, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut telah membantu mengatasi kesulitan warga memperoleh air bersih pascabencana.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada UNAND dan BTN. Sekarang air sudah mengalir dengan lancar sehingga kebutuhan masyarakat secara bertahap dapat terpenuhi,” ujarnya.
Ketua Pengelola Pamsimas, Darwin, menjelaskan sistem penyediaan air bersih memanfaatkan sumur bor yang dialirkan ke menara penampungan berkapasitas sekitar 2.300 liter sebelum didistribusikan ke rumah-rumah warga.
“Kami berharap dukungan UNAND dan BTN terus berlanjut sehingga layanan air bersih ini dapat menjangkau sekitar 300 KK yang berada di empat RT di RW 04,” katanya.
Sekretaris Camat Pauh, Eka Saputra, mengatakan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat, terutama setelah bencana yang merusak berbagai fasilitas umum.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Universitas Andalas dan Bank BTN atas kepeduliannya terhadap masyarakat pascabencana. Kami berharap ke depan semakin banyak bantuan yang dapat diberikan, termasuk peningkatan sarana dan prasarana untuk mendukung pemulihan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala BTN Cabang Padang, Sudaryanto, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir membantu masyarakat.
“Mudah-mudahan penyediaan air bersih ini dapat membantu masyarakat terdampak bencana. Kami siap terus memberikan kontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.
Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, mengatakan sejak awal bencana UNAND terlibat aktif dalam berbagai upaya penanganan, mulai dari mendistribusikan air bersih menggunakan armada pemadam kebakaran milik kampus, menurunkan sekitar 500 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik untuk membantu pembersihan lingkungan, hingga mendirikan posko dan menyalurkan bantuan kebutuhan pokok.
Selain itu, UNAND juga melakukan pendataan terhadap mahasiswa yang terdampak bencana serta mengirimkan tenaga kesehatan melalui posko medis di sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Menurut Efa, kepedulian UNAND terhadap masyarakat tidak berhenti pada masa tanggap darurat. Melalui Program UNAND Peduli, kampus juga membantu pemulihan ekonomi masyarakat dengan memberikan bantuan mesin jahit, melaksanakan trauma healing, serta berbagai kegiatan pengabdian lainnya, seperti khitanan massal dan operasi bibir sumbing gratis.
“UNAND bukan hanya ingin hadir saat terjadi bencana, tetapi terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kampus ini adalah milik bersama yang harus dijaga agar dapat terus berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, penyediaan air bersih tidak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari warga, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan sanitasi, kesehatan masyarakat, dan upaya pencegahan stunting.
Saat ini Universitas Andalas memiliki sekitar 36 ribu mahasiswa. Keberadaan mahasiswa tersebut diharapkan memberi dampak positif bagi masyarakat melalui berbagai program pendidikan, penelitian, dan pengabdian.
“Ke depan, UNAND bersama BTN akan melanjutkan program penyediaan air bersih secara bertahap bagi masyarakat yang masih membutuhkan. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada BTN atas kolaborasi yang telah terjalin sehingga program ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Lambung Bukit,” tutup Efa. (mul)