Utama  

Pembongkaran Accelator IPA Gunung Pangilun Dimulai

pelepasan dan pengamatan struktur modul penangkap flok yang ada di bagian atas accelator IPA Gunung Pangilun mulai dikerjakan.

Padang, Rakyat Sumbar – Tahapan pekerjaan pembongkaran rangka tubesettler meliputi pelepasan dan pengamatan struktur modul penangkap flok yang ada di bagian atas accelator IPA Gunung Pangilun mulai dikerjakan. Hingga Minggu (26/7/2026) sebanyak 8 dari 12 keping tubesetler telah berhasil dibongkar.

Nantinya, setelah semua dibongkar, akan dilakukan pembongkaran rangka bawah dengan mencopot struktur penyangga atau rangka bawah yang sudah rusak atau berkarat di dalam unit accelator.

“Hal ini sangat penting dilakukan karena besi penyangga atau rangka tempat meletakkan tubesetler sudah berkarat dan tidak lagi mampu menyangga volume air dan tubesetler itu sendiri,” ujar Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, Minggu (26/7/2026).

Ia menjelaskan, kedalaman unit accelator (bak clarifier pengolahan air) dengan kapasitas sekitar 250 liter/detik umumnya dirancang berkisar antara 4,0 meter hingga 5,0 meter, dengan waktu detensi (retensi) rata-rata sekitar 1 jam menyesuaikan kriteria desain teknik solids-contact clarifier.

“Secara teknis, spesifikasi umum untuk accelator berkapasitas 250 l/d seperti yang di IPA Gunung Pangilun memiliki Kedalaman (Sidewater Depth): 4,0 – 5,0 meter, dengan fungsi masing-masing unit didalamnya adalah sebagai tempat menggabungkan proses koagulasi, flokulasi, dan sedimentasi atau pembentukan sludge blanket dalam satu tangki sirkular tunggal,” ungkapnya.

Sedangkan diameter tangkinya bergantung pada tingkat overflow rate, biasanya di kisaran rentang permukaan melingkar untuk debit 250 l/dtk atau penyesuaian up-flow velocity 1,5 – 2,5 m/jam.

Pembongkaran total pada komponen accelator IPA Gunung Pangilun yang telah berusia tua ini diperlukan untuk :

1. Memastikan kebersihan menyeluruh, mendeteksi kerusakan tersembunyi, dan mencegah sisa kotoran masuk ke mesin.

2. Menghilangkan endapan kotoran membandel di bagian dalam yang tidak tersentuh jika hanya dibersihkan dari luar.

3. Memeriksa keausan komponen internal secara mendetail agar tidak ada kerusakan fatal yang terlewat.

4. Optimalisasi fungsi yang berguna untuk mengembalikan performa agar aliran sistem kembali lancar dan stabil.

Tahapan pekerjaan setelah pembongkaran rangka pada accelator IPA Gunung Pangilun adalah pemasangan rangka kolom dan balok, pemasangan rangka dudukan, serta pemasangan kembali unit tube settler.

Rincian tahapan pekerjaan selanjutnya:

1. Pemasangan rangka kolom dan balok: Membangun kembali struktur pendukung utama yang baru

2. Pemasangan rangka dudukan: Menyiapkan fondasi tempat peletakan komponen pemisah di dalam unit.

3. Pemasangan tube settler meliputi pemasangan  sebanyak 444 unit modul penampung/pengendap pada masing-masing unit accelator. (rif)