05/12/2022
Beranda » TdS sampai Riau

TdS sampai Riau

Peserta Tour de Singkarak (TdS) tahun 2019 melintasi Masjid Raya Sumbar. (SUKMA MURDANI)

Ajang Pemulihan Ekonomi Pasca Covid-19

Padang, Rakyat Sumbar— Tour de Singkarak (TdS) tahun 2021 akan diperluas sampai ke Provinsi Riau. Kemungkinan bakal ada Kabupaten dan Kota di Provinsi Riau yang bergabung pada iven balap sepeda internasional tahunan yang dilaksanakan Sumbar ini.

Sebelumnya, pada TdS ke 11 tahun lalu (2019), dua daerah di Provinsi Jambi juga mulai terlibat. Rencana penambahan daerah baru untuk tahun ini dibahas saat Dinas Pariwisata Sumbar melakukan penjajakan dengan Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Selasa (28/07/2020) lalu.

Sekretaris Dinas Pariwisata Sumbar Taufik Ramadhan menyampaikan, rapat ini sekaligus untuk menindaklanjuti Surat Kadis Pariwisata Sumbar kepada Kepala Dinas Pariwisata Riau di Februari 2020.

“Pembicaraan perihal kemungkinan bergabungnya Kabupaten dan Kota di Provinsi Riau sebelum merebaknya Covid-19 telah mulai dibahas, namun terhenti. Kedatangan kita sekarang untuk tindaklanjuti lagi rencana tersebut,” ujarnya saat menyampaikan kepada Kadis Pariwisata Riau yang diwakili oleh Kabid Pemasaran Tengku Riza, di Pekanbaru, kemarin.

Ia menyampaikan, Tour de Singkarak tahun 2021 seharusnya adalah pelaksanaan yang ke 13, namun sehubungan TdS 2020 batal dilaksanakan karena dananya dialihkan untuk penanganan Covid-19 maka pelaksanaan TdS 2021 tetap yang ke 12.

“Pada pelaksanaan TdS 2019 telah melibatkan Provinsi Jambi dimana Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh telah berhasil dengan sukses menjadi tuan rumah sebagai Host Start dan Finish,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada penyelenggaraan 2021, Tour de Singkarak Kemungkinan besar akan lebih luas lagi jangkauannya di Provinsi Jambi, sebab akan ada tambahan dua daerah lagi, Kabupaten Bungo dan Kabupaten Merangin yang telah menyampaikan minatnya untuk berpartisipasi.

“Perluasan cakupan Tour de Singkarak ke Provinsi Jambi dan Riau sejalan dengan tagline TdS yaitu Connecting Sumatera. TdS yang merupakan event Sport Tourism sangat cocok untuk dijadikan event promosi pariwisata bersama yang telah di sepakati dan menjadi hasil Rakor Gubernur se Sumatera beberapa waktu yang lalu,” jelasnya mewakili Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Novrial.

Sementara Kabid Pemasaran Dispar Sumbar Hendri Agung Indrianto mengatakan, kondisi Covid-19 akan terus membaik sehingga momen pelaksanaan TdS 2021 dapat dijadikan sebagai ajang promosi untuk pemulihan ekonomi berbasis Pariwisata bagi Sumatera Barat, Jambi dan Riau pasca pendemi.

“Sama halnya seperti awal digagasnya TdS pertama pada tahun 2009 adalah untuk pemulihan industri Pariwisata pasca gempa dahsyat yang melanda Sumbar pada tahun tersebut,” terangnya.

Ia mengungkapkan, pada prinsipnya Dinas Pariwisata Provinsi Riau menyambut baik usulan perluasan etape TdS, namun tentunya hal ini harus dibicarakan di tingkat pimpinan dan dengan Kabupaten/Kota di Provinsi Riau. (mul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.