09/12/2022
Beranda » Positif Covid-19 Kota Solok Bertambah 6 Orang, ASN Pemko di Swab

Positif Covid-19 Kota Solok Bertambah 6 Orang, ASN Pemko di Swab

Sekretaris Daerah Kota Solok yang juga merupakan Sekretaris Gugus Tugas Penanganan Virus Korona (Covid-19) Kota Solok, Syaiful Rustam melakukan swab test di Posko Covid-19 Banda Panduang, Kamis (06/08/2020).

Solok, rakyatsumbar.id —¬†Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang, kembali ada penambahan 6 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Solok, Kamis (06/08/2020).

Sebanyak 6 orang yang terkonfirmasi positif tersebut merupakan hasil dari 139 sampel yang diperiksa Senin, (03/08/2020) oleh Posko Covid-19 Banda Panduang. Dimana, 5 orang diantaranya merupakan kontak erat SP (pasien 12) dan ZA (pasien 15).

“Dari 6 orang yang terkonfirmasi tersebut, 3 orang merupakan pegawai Badan Keuangan Daerah (BKD), 2 orang Pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan 1 Orang Satgas Kelurahan Nan Balimo, Kecamatan Tanjung Harapan. Tim surveilans segera melakukan tracking terhadap 6 orang yang terkonfirmasi tersebut,” kata Kabag Humas dan Protokol Pemko Solok Nurzal Gustim, Kamis (06/08/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, memperhatikan kondisi perkembangan Covid-19 di Kota Solok beberapa hari terakhir yang mengalami peningkatan, pihaknya melakukan swab tes kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemko Solok.

“Masyarakat Kota Solok jangan lengah dan berpikir bahwa Covid-19 sudah tidak ada. Oleh karena itu, kita harus disiplin menjalani protokol kesehatan untuk memutus penularan Covid-19,” imbuhnya.

Nurzal Gustim menghimbau, masyarakat agar selalu pakai masker, hindari kerumunan dan sering cuci tangan. Selain itu, apabila pulang ke rumah dari manapun, segera ganti pakaian dan mandi. Hindari beli makanan yang terbuka. Ingatkan pelayan makanan untuk tetap pakai masker dan dilarang keras pelayan makanan bicara di depan makanan, walaupun pakai masker.

“Tetaplah jaga kesehatan dan mari kita semua dapat menjalani adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif aman Covid-19 dengan saling mengingatkan. Lindungi diri kita karena dengan melindungi diri kita secara tak langsung kita telah melindungi orang lain,” pungkasnya. (wel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.