Agam, rakyatsumbar.id— MIS Toboh yang berlokasi di Jorong Toboh, Ngari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, saat ini tengah bersiap menuju proses penegrian menjadi MTsN.
Untuk mewujudkan hal itu, pihak yayasan bersama jajaran managemen MIS Toboh bahkan telah mengajukan permohonan tertulis, agar status sekolah swasta berbasis keagamaan ini bisa ditingkatkan menjadi madrasah negeri.
Di pihak lain, seperti terungkap Rabu kemarin, saat pelantikan Kepala MIS Toboh yang baru, dalam hal ini Afrizon, S.Pdi, agaknya harapan masyarakat Malalak mewujudkan MIS Toboh sebagai madrasah negeri mendapat apresiasi khusus dari Kakan Kemenag Kabupaten Agam,Rinalfi. Pihaknya juga mengaku bakal mempelajari serta memproses hal itu sesuai ketentuan berlaku.
“Memang ke depannya pihak yayasan bersama elemen masyarakat lainnya, juga sangat berharap supaya status sekolah kita ini bisa segera dinegerikan, sehingga dengan begitu daerah Kecamatan Malalak juga bisa memiliki madrasah Tsanawiyah negeri seperti kecamatan lain,” terang Kepala MIS Toboh Afrizon, menjawab koran ini, Kamis (03/09/2026).
Menurutnya, dengan hadirnya madrasah tsanawiyah negeri di Malalak, tentubya anak-anak yang ingin melanjutkan pendidikannya ke Tsanawiyah negeri tentunya tidak perlu lagi harus jauh-jauh untuk sekolah ke daerah lain.
Diakui, kuatnya dukungan masyarakat untuk menuju peningkatan status MIS Toboh sebagai MTsN,
juga terlihat dari kesediaan dan kerelaan warga menyumbangkan lahannya untuk menunjang pengembangan fasilitas di MIS Toboh.
Sebagaimana terlihat baru-baru ini, dimana salah seorang warga telah menyumbangkan tanah atau lahan untuk keperluan penambahan bangunan fasilitas ruang belajar di madrasah tersebut.
“Sumbangan lahan yang diberikan masyarakat ini jelas sangat besar artinya bagi madrasah kita, karena kita bisa mengembangkannya untuk melengkapi sarana prasarana yang ada,” terangnya.
Afrizon juga mengakui, selain dilengkapi enam ruang kelas dan didukung beberapa ruangan lainnya, MIS Toboh sejauh ini juga telah memiliki fasilitas lapangan. Hanya saja, akibat berbagai keterbatasan yang ada, hingga saat ini fasilitas lapangan tersebut masih belum termanfaatkan sebagaimana mestinya.
“Tekad kita ke depannya la pangan itu nantinya bisa dikembangkan untuk lokasi pembangunan fasilitas gedung serbaguna. Bisa juga nantinya difungsikan sebagai fasilitas penunjang kegiatan olah raga lainnya,” ungkap Afrizon.
Untuk mewujudkan harapan tersebut, pihaknya bersama yayasan sebut Afrizon bahkan telah menjajaki permohonan bantuan melalui CSR perusahaan, termasuk mengajukannya kepada pihak PT. Semen Padang.
“Berdasarkan informasi yang kita terima pihak PT Semen Padang ada program untuk mendukung kegiatan pembangunan seperti itu, mudah-mudahan saja harapan mulia ini bisa terwujud dan terealisasi seperti harapan semua pihak,” terangnya lagi. (ris)





