Tanah Datar, Rakyat Sumbar — Kepedulian aparat kepolisian terhadap keselamatan masyarakat kembali terlihat di Kecamatan Batipuh Selatan. Kapolsek Batipuh Selatan, Ipda. Pol. Syaiful Bahri, S.H., M.H., bersama jajaran turun langsung melakukan penambalan jalan berlubang di Jorong Kubu Gadang, Nagari Sumpur, Senin (6/4/2026).
Langkah tersebut dilakukan bukan karena menjadi tugas utama kepolisian, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan yang setiap hari melintasi jalur penghubung Nagari Sumpur hingga Malalo tersebut.
Dengan menggunakan material semen dan peralatan sederhana, personel Polsek Batipuh Selatan memperbaiki sejumlah titik jalan berlubang yang dinilai cukup membahayakan pengendara, khususnya kendaraan roda dua.
“Kami tidak ingin ada korban jiwa maupun kerugian materi akibat kondisi jalan yang rusak. Karena melihat kondisi jalan ini cukup vital dan banyak dilalui masyarakat, kami berinisiatif melakukan penambalan sementara agar pengendara bisa lebih aman,” ujar Ipda Syaiful Bahri.
Menurut Kapolsek, persoalan jalan tersebut sebelumnya sudah disampaikan kepada salah seorang anggota DPRD Kabupaten Tanah Datar. Usulan perbaikan permanen juga telah dimasukkan dalam rencana pengerjaan pada bulan Agustus 2026.
“Perbaikan jalan ini sudah kami sampaikan kepada salah satu anggota DPRD Tanah Datar. Informasinya usulan pengerjaan sudah masuk pada bulan Agustus. Namun sekarang sudah memasuki September 2026, sementara kondisi jalan masih membutuhkan perhatian, sehingga kami mengambil langkah sementara agar tidak membahayakan masyarakat,” jelasnya.
BUKAN MENGAMBIL ALIH TUGAS INSTANSI TEKNIS
Aksi kepedulian Polsek Batipuh Selatan mendapat apresiasi masyarakat. Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga menjadi pengingat bahwa pemeliharaan jalan merupakan tanggung jawab instansi yang memiliki kewenangan di bidang infrastruktur.
Kepolisian memiliki tugas utama menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sementara pembangunan dan pemeliharaan jalan menjadi kewenangan pemerintah melalui dinas terkait.
Pengamat dan masyarakat berharap langkah cepat yang dilakukan aparat kepolisian ini dapat menjadi perhatian bagi pemerintah daerah dan instansi teknis agar proses perbaikan permanen dapat segera direalisasikan.
Jangan sampai jalan yang menjadi akses vital antarwilayah menunggu adanya korban kecelakaan terlebih dahulu baru dilakukan perbaikan.
Kapolsek Batipuh Selatan juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas umum serta berhati-hati saat melintas di kawasan yang masih terdapat kerusakan jalan.
“Kami berharap masyarakat dapat menggunakan jalan dengan aman dan nyaman. Untuk sementara kami lakukan penanganan agar risiko kecelakaan dapat diminimalisir,” katanya.
Langkah yang dilakukan Polsek Batipuh Selatan menjadi contoh sinergi kepedulian antara aparat dan masyarakat. Namun, penanganan sementara tersebut tetap membutuhkan tindak lanjut dari pihak yang berwenang agar jalan dapat diperbaiki secara permanen dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.(fwi)





