27/11/2022
Beranda » Kapolda Sumbar Cek Pospam Operasi Ketupat di Padangpariaman

Kapolda Sumbar Cek Pospam Operasi Ketupat di Padangpariaman

Padang, Rakyat Sumbar — Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto, mengecek pos pengamanan (Pospam) Operasi Ketupat Singgalang 2020 di Kabupaten Padangpariaman, Selasa (28/4) siang. Polri siap menjalankan tugas dalam membantu pemerintah menangani Korona (Covid-19).

Sejumlah Pospam yang dicek Kapolda adalah Pospam Malibou Anai, Pospam Simpang Lintas, Pospam di Simpang Fly Over Bandara Internasional Minangkabau (BIM), serta pos percepatan penanggulangan Covid-19 di perbatasan Kabupaten Padangpariaman dan Kota Padanpanjang.

“Pengecekan ini untuk mengetahui kelengkapan sarana dan prasarana di posko tersebut, termasuk juga mengecek apakah personel siap atau tidak dalam melaksanakan tugasnya,” kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu.

Ia melanjutkan, setelah pengecekan tersebut diketahui personel Polri yang ditempatkan di posko-posko tersebut siap bertugas selama Operasi Ketupat Singgalang 2020. Operasi ini merupakan operasi terpusat kepolisian.

“Polri siap menjalankan tugasnya untuk membatu pemerintah dalam upaya percepatan penanganan penyebaran virus Korona yang mewabah saat ini,” ujar Satake, menyebutkan Kapolda juga membagikan Sembako dan masker di posko tersebut.

Foto: Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto, berfoto bersama dengan personel Polri lainnya, saat mengecek Pospam. (IST).

Masih kata Satake, selama Operasi Ketupat Singgalang 2020, dimulai 24 April hingga 30 Mei 2020, personel Porli seluruh jajaran Polda dan Polres-polres yang dilibatkan sebanyak 1.893 orang. Mereka juga dibantu oleh TNI, dan instansi pemerintahan.

“Khusus personel Polda Sumbar sebanyak 269 orang, sedangkan posko-posko sebanyak 74 posko, rinciannya Pospam 49, pos pelayanan 21, dan pos terpadu 4. Operasi ini juga bertujuan untuk memutus penyebaran virus Korona,” ungkap Satake.

Ia menyampaikan, saat ini Pemerintah Provinsi Sumbar telah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dimulai pada 24 April hingga 5 Mei 2020, bahkan berkemungkinan juga diperpanjang.

“Polri siap menjaga di posko perbatasan untuk mencegah kendaraan yang dilarang keluar masuk selama PSBB ini diberlakukan. Masyarakat Sumbar diminta pengertiannya,” ungkap Satake.

Ia menyampaikan, karena PSBB tersebut, serta adanya larangan supaya tidak mudik dari pemerintah, diingatkan kepada perantau asal Sumbar, tidak mudik saat Idulfitri. Imbauan ini untuk kepentingan dan kebaikan bersama.

“Mari-sama kita mematuhi anjuran pemerintah, sehingga penyebaran virus Korona ini bisa diputus, dan semoga virus ini cepat berakhir, tetapi partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan juga,” sebut Satake. (byr)


Foto utama: Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto, menyerahkan masker kepada salah seorang personel Polri yang bertugas di Pospam. (IST)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.