30/05/2024

rakyatsumbar.id

Berita Sumbar Terkini

Beranda » Diterjang Galodo, Distribusi Air Perumdam Tirta Serambi Terganggu

Diterjang Galodo, Distribusi Air Perumdam Tirta Serambi Terganggu

Kondisi pemandian Lubuk Mata Kucing yang luluh lantak diterjang Banjir Bandang dan menganggu distribusi air Perumda Tirta Serambi Padangpanjang

Padangpanjang, rakyatsumbar.id—Selain memutus akses jalan nasional di sejumlah lokasi di Kabupaten Tanahdatar dan Kota Padangpanjang, Galodo (banjir bandang-red) juga berdampak pada distribusi air Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Serambi ke rumah warga.

Direktur Perumdam Tirta Serambi Kota Padangpanjang, Adrial A. Bakar, S.T dalam Rapat Tanggap Bencana di Balaikota setempat, Minggu (12/05/2024) mengungkapkan, akses air dari Lubuk Mata Kucing yang mencakup Kelurahan Bukit Surungan, Pasar Baru, Pasar Usang, sebagian Guguk Malintang, Tanah Pak Lambik, Balai-Balai, Silaing Atas dan Silaing Bawah dari tadi malam hingga saat ini masih mati.

“Pengaliran air dari mata air Lubuk Mata Kucing ini ada dua sistem yaitu pompanisasi dan gravitasi. Gravitasi untuk Kelurahan Silaing Atas dan Silaing Bawah langsung dari Lubuk Mata Kucing. Ini putus total pipanya. Sedangkan yang pompanisasi masih baik, cuma terkendala karena arus listrik dari PLN mati dan sekarang sudah mulai hidup secara bertahap,” terangnya.

Untuk mengatasi masalah tersebut pihaknya sementara akan melakukan pengalihan arus dari Lubuk Mata Kucing ke mata air Sungai Andok untuk daerah Silaing Bawah dan Silaing Atas melalui pipa di Pasar Usang karena yang untuk sebelumnya sudah tidak bisa digunakan.

“Itu mungkin akan memerlukan waktu. Kita juga tidak bisa memperkirakan, karena situasinya bisa cepat bisa lambat. Di samping itu kita juga akan melakukan pendistribusian air bersih kepada masyarakat yang terdampak lewat tiga mobil tangki Perumdam, Perkim LH dan dibantu satu unit dari Solok. Semoga masalah ini bisa dapat teratasi dan kita bisa menjalankan aktivitas seperti biasa,” tutupnya.

Diminat Saling Berkoordinasi

Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota (Sekdako), Dr. Winarno, M.E meminta kepada seluruh stakeholder dan instansi terkait untuk saling berkoordinasi dan bekerja sama mengatasi dampak bencana banjir bandang yang terjadi akibat curah hujan yang sangat tinggi sejak Sabtu (11/05/2024) sore hingga malam.

“Langkah dan upaya preventif harus cepat kita lakukan untuk mengatasi dampak dari bencana banjir bandang ini. Ada beberapa titik kerusakan yang ditimbulkan baik jalan, rumah, akses air bersih serta juga ada warga kita yang mengungsi hingga korban jiwa yang belum ditemukan,” kata Winarno.

Winarno menyebutkan, korban banjir bandang yang belum ditemukan pihaknya meminta kepada BPBD, TNI-Polri dan pihak terkait lainnya untuk mengoptimalkan proses pencarian dari titik awal hilangnya korban. Kepada warga yang mengungsi agar diperhatikan kesehatan dan konsumsinya selama di pengungsian.

“Kita ada dua lokasi pengungsian saat ini yaitu, di Kantor Lurah Pasar Usang dan Jembatan Kamba. Ini harus kita perhatikan kebutuhan mereka tercukupi seperti akses air bersih, dapur umum, dan pakaian. Kesehatannya harus dipantau secara berkala serta dilakukan pendataan baik dari total kerugian dan berapa jumlah korban yang terdampak,” sebutnya.

Winarno berharap semoga dengan koordinasi dan kerja sama yang baik oleh seluruh pihak terkait, dampak bencana banjir bandang ini akan segera bisa teratasi. Serta para korban yang terdampak dapat diberikan ketabahan dan kelapangan hati.

“Kita juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak bermain dan mendekati tempat-tempat atau wilayah yang mengalami kerusakan khususnya jalan yang sudah terban. Karena berisiko dan dapat membahayakan keselamatan,” ulasnya.

Selain memutuskan jalan utama Padangpanjang menuju Nagari Singgalang, luapan air yang dari lereng Gunung Singgalang dan lahar dingin Gunung Marapi juga memutus akses Padangpanjang menuju Kota Padang, Padangpanjang menuju Kota Bukittinggi serta Padangpanjang menuju Kabupaten Tanahdatar. (ned)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.