Akhirnya Bisa Menuangkan Ide

3582
Salah seorang siswa SMAN 10 padang bertanya kepada narasumber.

Padang, Rakyat Sumbar—Semangat untuk mengasah  kemampuan menulis, itulah yang memicu puluhan siswa di SMP N 10 Padang mendapatkan pelatihan menulis dari bengkel literasi Rakyat Sumbar. Cerpen yang dihasilkan siswa sekolah beralamat di jalan Dr.M. Hatta,  Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji terus bermunculan.

Sepertinya keinginan Dewi Anggraini, M.Pd, Kepala SMPN 10 Padang agar sekolahnya punya buku kumpulan cerpen bisa terwujud. Kiat praktis menulis cerpen yang diberikan General Manager Harian Rakyat Sumbar Firdaus Abie pada September 2019 lalu telah membuka inspirasi para penulis muda di sekolah tersebut untuk hasilkan karya berupa cerpen.

“Siswa yang punya hobi menulis di sekolah ini akhirnya bisa menuangkan idenya untuk hasilkan cerpen.  Pembinaan yang dilakukan Bengkel Literasi Rakyat Sumbar diharapkan terus memunculkan penulis hebat dari SMPN 10 Padang,” ujar Dewi Anggraini.

Tak hanya siswa, ia juga mengharapkan dukungan guru yang ada di sekolah itu dalam memotivasi siswa di SMP  10 Padang untuk meningkatkan kemampuan menulis.  Ia ingin membangkitkan semangat literasi di sekolah yang dipimpinnya tersebut.

“Semoga siswa dan guru di SMP N 10 Padang terus berkarya. Menulis jangan ditakuti, semuanya mudah jika mengetahui kiatnya. Saya yakin dengan semangat literasi yang terbangun, nantinya sekolah juga bisa hasilkan buletin,” jelasnya peraih juara II menulis artikel populer guru SMP se-Kota Padang tahun 2017 tersebut.

Pada Edisi Sabtu 11 Januari 2020 di Halaman Sastra Remaja Harian Rakyat Sumbar, cerpen berjudul Kembalinya Seorang Sahabat, karya Raja Fathir K terbit.  Ia merupakan satu dari puluhan siswa SMP N 10 Padang yang mendapatkan pelatihan menulis dari GM Rakyat Sumbar Firdaus Abie saat itu.

“Awalnya menuliskan ide itu susah, namun dengan kiat praktis menulis cerpen yang diajarkan beliau, sekarang saya bisa hasilkan beberapa cerpen. Saya akan terus berkarya, karena dengan menulis itu bisa menuangkan ide, dan apa  yang saya rasakan dalam sebuah tulisan,” pungkasnya. (mul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here