Apa Ekskul Favorit di Sekolahmu?

3591
Pramuka SMKN 3 Padang.

Banyak kegiatan di sekolah. Banyak Ekstra Kurikuler (Ekskul) di sekolah. Setiap siswa boleh memilih. Terserah. Sesuai hobi. Ada yang memberlakukan Ekskul Wajib dan Ekskul Pilihan. Ada kalanya, dibolehkan memilih lebih dari satu Ekskul Pilihan.

Apa saja Ekskul favorit di sekolahmu? Setiap sekolah memiliki Ekskul favorit yang berbeda satu sama lain. Tak selalu sama. Betapa pun, yang penting, siswa tetap bisa menjalani dan menikmati dengan sesungguh hati.

Di SMA Negeri 3 Padang, Ekskul paling banyak diminati adalah basket. Tim basket sekolah yang populer dengan sebutan Smantri Padang ini, memiliki tim basket putra-putri yang pantas diperhitungkan. Tak hanya di lingkup Kota Padang, tetapi juga di Sumbar.

Saking populernya basket, ternyata ada ikutannya. Setiap hajatan Liga Basket Pelajar; DBL, pemandu sorak plus suporter sekolah ini nyaris tak terbendung. Catat prestasinya; 11 kali berturut menjadi pemandu sorak plus suporter terbaik sepanjang ivent. Tak terbayangkan, selama 11 tahun berturut, ternyata kemampuan, kekompakan, lagu mau pun gerakan yang ditampilkan, tidak tertandingi oleh yang lain.

Di SMKN 3 Padang, lain pula. Sejak 2017 hingga kini, Pramuka menjadi Ekskul terfavorit. Kata Mario Geraldo,  ketua Ekskul Pramuka di sekolah tersebut, populernya Ekskul ini karena sejak 2017, prestasi Pramuka selalu menggembirakan. Kini, anggotanya ada 50 orang. Latihan dilaksanakan setiap Jumat dan Sabtu.

“Impian kami,  menjadi Pramuka SMKN 3 Padang sebagai menjadi Pramuka terbaik di Sumbar dan bisa berbicara di tingkat Nasional,” katanya.

Ambalan Kapiten Patimura dan Cut Nyak Dien, merupakan ambalan putra dan putri yang ada di Gudep  MAN Kota Pariaman. Ini juga menjadikan nama kebanggaan dari gudep MAN KOPAR (MAN Kota Pariaman). Pramuka di MAN Kota Pariaman disahkan sebagai gugus depan umum pada  20 Oktober 1992 oleh ketua Kwartir Cabang  Padangpariaman Drs Bakhri Bakar,  di Padusunan.

Menurut  Muhammad Ifan,  Ketua Ekskul  dan Pradana Gudep MAN Kota Pariaman, Pramuka  merupakan sebuah ekstra kulikuler yang wajib adanya di berbagai sekolah di seluruh dunia, “pembentukan  karakter dan sikap siswa siswi di setiap sekolah banyak hal yang akan didapat dari Pramuka sebagai pemenuhan karakter siswa-siswi tersebut,’’ begitu tutur ilfan.

Hasil  penelitian tiga tahun terakhir,   hampir 30 % siswa memilih pramuka sebagai organisasi pilihan mereka. Pramuka di Man Kota Pariaman memang sangatlah berjaya,  dibuktikan dengan banyaknya penghargaan serta piala piala yang didapat.

Bengkel  Sastra 

Daya tarik sastra memang tidak terbantahkan lagi. Makin banyak sekolah atau madrasah yang menjadikan  kegiatan sastra sebagai ekstra kurikuler. kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan yang dilakukan di luar jam pelajaran tatap muka, dilaksanakan di sekolah atau di luar sekolah agar lebih memperkaya dan memperluas wawasan, pengetahuan dan kemampuan yang telah dipelajari dari berbagai mata pelajaran dalam kurikulum. Salah satu ekstrakurikuler favorit di  MAN Lima Puluh Kota adalah bengkel sastra, kegiatan yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk dapat mengembangkan potensi, minat, bakat, dan hobi yang dimilikinya yang berhubungan dengan dunia sastra seperti penulisan puisi, cerpen, resensi, artikel atau karya ilmiah dilakukan di luar jam pelajaran normal. Bahkan, kompetisi sastra tidak hanya menulis tapi bidang baca puisi, drama/ teather, membuat film, dan cabang sastra lainnya sudah diadakan sejak lama.

Ernawati,  Pembina  Ekskul Sastera MAN Limapuluh Kota menyampaikan,  semangat yang dimiliki siswa dan guru Bahasa Indonesia khususnya serta segenap dukungan civitas akademika MAN Limapuluh Kota yang kuat guna menyuburkan dunia sastra dalam kehidupan dan pergaulan sehari-hari di Madrasah  maka sejak terbentuk Bengkel Sastra tahun 2006 sudah dijadikan  sebagai wadah  atau tempat bagi siswa siswi MAN Lima Puluh Kota untuk membina dan mengembangkan bakat-bakat tulis baca siswa dalam bidang sastra ujar beliau semangat.

Katanya,  antusias siswa MAN Limapuluh Kota dalam mempelajari ilmu sastra baik dalam belajar secara intrakurikuler maupun ekstrakurikuler bengkel sastra sangat tinggi  terbukti dengan  banyaknya siswa siswi yang berhasil  mempublikasikan karya sastra mereka di media massa lokal  ataupun nasional. Karya sastra tersebut berupa puisi, cerpen, esai, artikel dan lain-lain. Bakat-bakat siswa yang seperti ini sudah sewajarnya untuk dikembangkan agar punya arti dan manfaat baik bagi dirinya sendiri maupun bagi madrasah khususnya dan masyarakat secara umum ucap beliau meyakinkan.

Ketua Bengkel Sastra Hafiz Almahfuz Agusti   menambahkan,  memang benar kegiatan bengkel sastra sebenarnya tidak hanya dalam bidang kepenulisan saja namun masih ada yang lain seperti bidang theater/drama dan bidang  musik serta pembuatan film dokumenter dan film pendek. Siswa boleh memilih atau mengikuti semua kegiatan menurut yang mereka senangi secara konsekwen dan sesuai peraturan  dan jadwal yang telah ditetapkan.

Kepala MAN Limapuluh Kota Intan Marajo membenarkan,  Bengkel Sastra ini sebagai  ekskul  yang sangat diminati siswa dan selalu ikut mengharumkan MAN Limapuluh Kota melalui berbagai prestasi yang sudah di raih. Juga Termasuk ekstra favorit di sekolahnya. Beliau berharap ini bisa jadi pioner untuk memacu para siswa memperoleh prestasi. Hampir 40 persen siswa MAN bergabung dalam bengkel sastra dan selalu meningkat tiap tahunnya.

“Saya sangat senang berpuisi selain itu di Bengkel Sastra saya diajari ilmu ilmu baru yang belum saya dapat sebelumnya,” ungkap Annisa, salah seorang anggota Bengkel Sastra.

Di daerah berhawa sejuk, SMA Negeri 4 Bukittinggi memiliki  banyak ekstrakurikuler. Ekskul paling    favorit adalah S3I (Sanggar Sastra Siswa Indonesia).  Anggotanya diajarkan berbagai macam ilmu tentang sastra antara lain, tulis menulis, jurnalistik, teater, musik, dan yang terakhir adalah design grafis

Menurut Lili Asnita,  Pembina S3I,  Ekskul ini banyak memberikan dampak positif bagi perkembangan sastra di sekolah. Hal ini dibuktikan oleh sophia sbg juara 2 monolog FLS2N tahun 2018, Magdalena juara 2 monolog FLS2N 2019, dan Vega Fardila juara 2 cipta puisi 2019

Di Sumatera Barat Ekskul ini hanya ada di SMAN 4 Bukittinggi, wilayah Agam dan Padang Panjang, “kami sering melakukan kunjungan bersama atau hanya sekedar bercerita-cerita dengan Taufik Ismail di sanggar rumah puisi yang terletak di Padang Panjang, Disamping itu latihan wajib dilaksanakan  Rabu dan Sabtu, dimana pada hari Rabu kami akan diberikan pengarahan materi oleh narasumber yang kemudian akan dipraktekkan pada hari Sabtu,” ujar Sophia Fahni,  Ketua Umum  S3I yang  didirikan  15 Januari 2006 oleh Taufik Ismail, seorang sastrawan Indonesia bersama dengan Andi Malarangeng.

Ekskul ini bisa menjadi favorit karena tidak terlepas dari usaha dan kekompakan para anggota untuk mempromosikannya dengan cara membuat tema promosi yang berbeda setiap tahunnya. Mereka selalu menyandang gelar sebagai promosi terkeren dan terkreatif di SMAN 4 Bukittinggi. Ekskul ini juga dikenal sebagai ekskul yang enjoy, fleksibel dan berpreatasi. Hal ini dibuktikan dengan jumlah pendaftar anggota ekskul terbanyak selama 3 tahun terakhir yakni 67 orang. (***)

Kontributor Liputan :

Zhilan Zhalila (SMAN 3 Padang)

Vanesa Oktavia (MAN Limapuluh Kota)

Rabiatul Wahyu (MAN Kota Pariaman)

Dhery Rahma Dwika Putri (SMAN 4 Bukittinggi)

Aditya Pratama (SMKN 1 Padang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here