Padang, Rakyat Sumbar — Senin, 31 Agustus 2026 menjadi hari bersejarah bagi perjalanan akademik dan profesional Naldi Hendri.
Pria yang selama ini dikenal sebagai General Manager UNP Hotel & Convention Center tersebut resmi menyelesaikan tahapan akhir pendidikan Program Doktor Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Padang (FEB UNP) melalui ujian disertasi.
Perjalanan panjang itu akhirnya mengantarkan Naldi Hendri meraih gelar akademik tertinggi: Dr. Naldi Hendri, SE., M.Si., Ak., CA.
Namun, capaian tersebut bukan sekadar tambahan gelar di belakang nama. Lebih jauh, gelar doktor itu membawa pesan tentang bagaimana seorang praktisi industri menggabungkan pengalaman lapangan dengan kajian akademik untuk menjawab tantangan dunia perhotelan modern.
DISERTASI ANGKAT FENOMENA HOTEL RAMAH MUSLIM
Dalam ujian disertasinya, Naldi Hendri mengangkat penelitian dengan judul lengkap:
“Pengaruh Muslim Friendly Hotel Attributes, Perceived Price, Satisfaction dan Trust terhadap Revisit Intention dengan Involvement sebagai Pemoderasi di Kota Medan.”
Penelitian tersebut berada dalam bidang Manajemen Pemasaran, dengan fokus melihat bagaimana atribut hotel ramah Muslim, persepsi harga, kepuasan pelanggan, serta kepercayaan dapat memengaruhi niat wisatawan untuk kembali menggunakan layanan hotel.
Konsep Muslim Friendly Hotel menjadi isu menarik di tengah perkembangan industri pariwisata global.
Hotel ramah Muslim bukan hanya berkaitan dengan penyediaan fasilitas tertentu, tetapi juga bagaimana sebuah hotel mampu menghadirkan pengalaman menginap yang nyaman, aman, dan sesuai dengan kebutuhan wisatawan Muslim.
Melalui penelitiannya, Naldi mencoba menjawab sejumlah persoalan penting:
Bagaimana atribut hotel ramah Muslim memengaruhi kepuasan pelanggan?
Bagaimana tingkat kepercayaan tamu membentuk loyalitas?
Apakah pengalaman positif membuat wisatawan memiliki keinginan untuk kembali?
Dan sejauh mana keterlibatan pelanggan (involvement) memperkuat hubungan antara faktor-faktor tersebut?
Kajian tersebut menjadi relevan karena industri hospitality saat ini tidak hanya bersaing melalui fasilitas fisik, tetapi juga melalui pengalaman, nilai, dan kepercayaan pelanggan.
DARI PRAKTISI HOTEL HINGGA AKADEMISI
Sebelum memimpin UNP Hotel & Convention Center, Naldi Hendri telah melewati perjalanan panjang di dunia perhotelan.
Pengalaman profesionalnya antara lain ditempuh bersama jaringan hotel Grand Zuri, termasuk di Palembang dan Pekanbaru.
Tahun 2019 menjadi babak baru ketika Naldi dipercaya mengembangkan pengelolaan fasilitas hospitality milik Universitas Negeri Padang.
Dari sebuah fasilitas yang sebelumnya dikenal sebagai Hospitality Center, kemudian diarahkan berkembang menjadi UNP Hotel & Convention Center dengan standar pelayanan yang diharapkan mampu bersaing di industri perhotelan.
Di balik pelayanan kepada tamu, terdapat berbagai aspek yang harus dikelola secara profesional, mulai dari strategi pemasaran, sumber daya manusia, keuangan, pelayanan pelanggan, tingkat hunian, hingga inovasi bisnis.
Pengalaman praktis itulah yang kemudian menjadi modal penting ketika Naldi memasuki ruang akademik melalui penelitian doktoralnya.
TIGA DUNIA DALAM SATU PERJALANAN
Yang membuat perjalanan Naldi Hendri menarik adalah kemampuannya menjalankan tiga peran sekaligus:
Sebagai manajer profesional, ia bertanggung jawab terhadap operasional bisnis hotel.
Sebagai dosen Fakultas Pariwisata dan Perhotelan UNP, ia berperan dalam pengembangan ilmu dan pendidikan generasi baru.
Sebagai mahasiswa doktoral, ia melakukan penelitian untuk menemukan jawaban akademik terhadap persoalan industri.
Menyelesaikan pendidikan doktoral di tengah kesibukan memimpin sebuah hotel tentu membutuhkan konsistensi dan disiplin tinggi.
Karena dunia akademik menuntut penelitian, analisis, dan pemikiran konseptual.
Sementara dunia industri menuntut keputusan cepat, inovasi, serta hasil nyata.
Dua dunia tersebut akhirnya bertemu dalam perjalanan seorang Naldi Hendri.
MIMPI BESAR: MEMBANGUN UNP HOTEL GROUP
Setelah meraih gelar doktor, tantangan berikutnya justru semakin besar.
Naldi Hendri sebelumnya telah menyampaikan gagasan pengembangan jaringan hospitality yang lebih luas melalui konsep UNP Hotel Group.
Beberapa rencana pengembangan yang pernah diwacanakan antara lain pembangunan unit hotel di sejumlah lokasi strategis seperti: UNP Hotel Lubuk Buaya, UNP Hotel Convention By Pass, UNP Hotel & Convention Payakumbuh.
Jika terealisasi, konsep tersebut akan membawa UNP Hotel & Convention tidak hanya sebagai satu unit usaha, tetapi berkembang menjadi jaringan bisnis hospitality yang membawa nama Universitas Negeri Padang.
Namun, membangun jaringan hotel tentu membutuhkan strategi yang matang.
Ekspansi bisnis harus mempertimbangkan berbagai faktor, mulai dari studi kelayakan, investasi, lokasi, standar pelayanan, kualitas sumber daya manusia, hingga tata kelola perusahaan.
Visi besar membutuhkan perencanaan besar.
GELAR DOKTOR DAN TANTANGAN PEMBUKTIAN
Gelar doktor merupakan pencapaian yang patut diapresiasi.
Namun dalam dunia profesional, gelar akademik hanyalah satu bagian dari perjalanan.
Ukuran keberhasilan seorang pemimpin tetap berada pada kemampuan menghadirkan hasil nyata.
Bagaimana meningkatkan kualitas layanan?
Bagaimana menjaga kepercayaan pelanggan?
Bagaimana membangun tata kelola yang profesional?
Bagaimana menjadikan UNP Hotel bukan hanya tempat menginap, tetapi bagian dari pengembangan pendidikan dan industri pariwisata Sumatera Barat?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan menjadi ujian berikutnya.
Sebab ilmu manajemen yang diperoleh dari ruang doktoral harus mampu diterjemahkan menjadi keputusan dan hasil yang dapat dirasakan.
MENJEMBATANI KAMPUS DAN INDUSTRI PARIWISATA
Keberadaan hotel yang terhubung dengan perguruan tinggi memiliki peluang strategis.
UNP memiliki Fakultas Pariwisata dan Perhotelan yang dapat menjadikan hotel sebagai laboratorium industri bagi mahasiswa.
Mahasiswa tidak hanya belajar teori di ruang kelas, tetapi juga memahami praktik pelayanan, pengelolaan hotel, pemasaran, dan tantangan industri secara langsung.
Dalam konteks tersebut, posisi Naldi Hendri menjadi unik.
Ia berdiri di antara dua dunia:
Dunia akademik yang melahirkan ilmu.
Dan dunia industri yang membutuhkan solusi nyata.
DOKTOR BUKAN AKHIR, MELAINKAN AWAL PERJALANAN BARU
Yudisium Doktor Ilmu Manajemen FEB UNP pada 31 Agustus 2026 menjadi penanda berakhirnya satu fase perjalanan Naldi Hendri.
Namun sekaligus menjadi awal dari tanggung jawab baru.
Disertasi tentang Muslim Friendly Hotel Attributes, Perceived Price, Satisfaction, Trust, Revisit Intention, dan Involvement bukan hanya sebuah karya akademik.
Ia menjadi refleksi dari pengalaman panjang seorang praktisi yang mencoba memberikan kontribusi bagi perkembangan industri hospitality.
Kini tantangan terbesar adalah bagaimana menjadikan ilmu tersebut sebagai karya nyata.
Dari satu hotel menuju mimpi besar membangun jaringan hospitality yang membawa manfaat bagi UNP dan Sumatera Barat.
Selamat atas capaian Doktor Ilmu Manajemen, Dr. Naldi Hendri, SE., M.Si., Ak., CA. Semoga gelar tersebut menjadi energi baru untuk menghadirkan inovasi, profesionalisme, dan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan serta industri pariwisata. (fwi)





