Padang, Rakyat Sumbar – Perumda Air Minum (AM) Kota Padang menerima dukungan anggaran pemerintah pusat lebih dari Rp1 triliun sepanjang 2026. Anggaran tersebut digunakan untuk memperkuat infrastruktur dan meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat.
Direktur Utama Perumda AM Kota Padang Hendra Pebrizal mengatakan, dukungan anggaran tersebut menjadi respons pemerintah pusat terhadap kebutuhan peningkatan layanan air bersih di Kota Padang.
“Alhamdulillah, permohonan kita pada pemerintah pusat untuk meningkatkan pelayanan air bersih di Kota Padang mendapatkan respons dengan baik,” sebut Hendra, Minggu (23/8).
Menurut Hendra, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum mengalokasikan anggaran untuk berbagai pembangunan infrastruktur. Anggaran juga mendukung penanganan dampak banjir bandang dan longsor yang melanda Kota Padang pada akhir 2025.
“Ada banyak kegiatan infrastruktur yang dibangun dengan anggaran pusat. Untuk pelaksanaan langsung dari Kementerian Pekerjaan Umum. Kita sangat bersyukur dengan dukungan anggaran tersebut,” ulasnya.
Salah satu proyek utama adalah pembangutan SPAM Taban III. Proyek tersebut terdiri atas empat paket pekerjaan dengan total anggaran Rp289 miliar. Pembangunan IPA berkapasitas 4 x 50 liter per detik mendapat anggaran Rp97 miliar.
Pemerintah juga mengalokasikan Rp93,4 miliar untuk pembangunan jaringan perpipaan transmisi, reservoir, serta pengembangan jaringan distribusi. Pembangunan jaringan perpipaan mendapat anggaran sekitar Rp93,5 miliar. Pemerintah juga mengalokasikan Rp5 miliar untuk sambungan rumah (SR). Pembangunan IPA Taban III ditargetkan selesai dalam 450 hari kalender atau Oktober 2027.
Selain SPAM Taban III, pemerintah pusat mengalokasikan Rp400 miliar untuk pembangunan IPA Gunung Pangilun. Anggaran tersebut bertambah menjadi Rp650 miliar setelah mencakup restorasi intake, filter, dan accelerator IPA Gunung Pangilun yang saat ini masih berjalan.
Pemerintah pusat sebelumnya juga memberikan anggaran tanggap darurat Rp82 miliar melalui Kementerian Pekerjaan Umum. Anggaran tersebut digunakan untuk memasang pipa dari Intake Palukahan menuju IPA Palukahan sepanjang 800 meter. Dana tersebut juga mendukung perbaikan intake Kampung Guo dan Kampung Koto Nanggalo.
“Jika kita totalnya, mencapai Rp1 triliun lebih,” tegas Hendra.
Hendra mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Padang, Kementerian Pekerjaan Umum, serta anggota DPR RI dari Sumatera Barat. Menurutnya, dukungan tersebut memperkuat upaya Perumda AM meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat.
“Kita ucapkan terima kasih kepada Pemko Padang, Kementerian PU, anggota DPR RI dari Sumbar yang selalu mendukung pelayanan air bersih ini,” ujarnya. (rif)





