02/12/2022
Beranda » Tujuh Calon Taruna Pengiriman Polda Sumbar Lulus Akpol

Tujuh Calon Taruna Pengiriman Polda Sumbar Lulus Akpol

Foto: Salah seorang petugas menggunakan alat pelindung diri (APD) sedang mengunkur tinggi salah seorang peserta seleksi Akpol di Polda Sumbar. Pada tahun ini tujuh orang peserta asal Sumbar lulus seleksi Akpol. (ISTIMEWA)

Padang, Rakyat Sumbar — Tujuh calon taruna (Catar) asal Sumbar, pengiriman Polda Sumbar lulus seleksi Akademi Polisi (Akpol) 2020 di tingkat pusat. Mereka akan mengikuti pendidikan kepolisian di Akpol, Semarang, Jawa Tengah, selama 4 tahun.

“Tujuh Catar pengiriman Polda Sumbar lulus seleksi Akpol 2020, yakni 6 putra, dan 1 putri. Kelulusan telah diumumkan Kamis, 27 Agustus 2020,” kata Kepala Biro SDM Polda Sumbar, Kombespol Hendra Wirawan, kepada Rakyat Sumbar, di Mapolda,  Jumat, (28/8/2020) siang.

Ia melanjutkan, pada tahun ini peserta seleksi Akpol di Polda Sumbar sebanyak 298 orang. Rinciannya, putra 260 orang, dan putri 38 orang, dengan jumlah kuota sebanyak 7 orang.

“Mereka berangkat 7 orang dan tidak ada yang balik, lulus terpilih semua, setelah dinyatakan lulus seleksi, selanjutnya mengikuti pendidikan Akpol di Semarang minggu depan,” ujarnya.

Masih kata Hendra, animo peserta seleksi Akpol pada 2018 sebanyak 268 orang, putra 255, dan putri 13. Peserta yang lulus sebanyak 8 orang, putra 6 orang, dan putri 2 orang.

“Animo peserta yang ikut seleksi Akpol pada 2019 sebanyak 434 orang. Rinciannya putra 368 dan putri 66 orang. Lulus 9 orang, yakni putra 7, putri 2 orang,” beber Hendra.

Ia menegaskan, pada setiap penerimaan anggota Polri, seperti Tamtama, Bintara, dan Akpol, Polda Sumbar menerapkan prinsip Betah atau bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.

Nah, dengan menerapkan prinsip Betah ini tentu seleksi akan lebih transparan, sehingga tidak ada yang berani atau mencoba berbuat curang. Selain itu, dengan prinsip Betah juga bisa membentuk anggota Polri yang profesional,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, sebelum dilakukan seleksi lebih dulu dilaksanakan penandatanganan pakta integritas, yang diikuti oleh calon peserta seleksi, orang tua calon peserta seleksi, dan panita. Seleksi juga menerapkan standar protokol kesehatan Covid-19.

“Pada seleksi calon anggota Polri juga dilakukan pengawasan oleh internal maupun eksternal. Artinya, seleksi di Polda Sumbar betul-betul bersih dan transparan sesuai prinsip Betah,” pungkas Hendra.

Ia mengakhiri, dua tahun terakhir, 2018 dan 2019, lulusan Akpol asal Sumbar menjadi lulusan terbaik, dan menerima penghargaan Adhimakayasa. Prestasi ini membuktikan penerimaan calon anggota Polri di Polda Sumbar sangat transparan. 

“Dua tahun berturut-turut, putra Sumbar menjadi lulusan terbaik Akpol, menerima penghargaan Adhimakayasa. Pada 2018, Doly Septian, asal Solok Kota, dan pada 2019, Muhammad Idris, asal Kabupaten Solok Selatan,” pungkas Hendra. (byr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.