Terapkan Protokol Covid, Salat Jumat di Masjid Kantor Gubernur Sumbar Mulai Dilaksanakan

394
Jamaah mendengarkan khutbah salat Jumat di Masjid Kantor Gubernur Sumatera Barat, Jumat (12/06/2020)

Oleh : Muharman—Padang

Seiring dengan pelonggaran yang diberikan untuk pelaksanaan kegiatan beribadah, Masjid Kantor Gubernur Sumatera Barat  kembali dibuka.  Jumat (12/06/2020) siang untuk pertama kalinya masjid tersebut dibuka untuk melaksanakan Salat Jumat  berjamaah dengan menerapkan protokol Covid.

Sejak pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sumbar, hanya kumandang azan Zuhur yang terdengar di Masjid yang berada tepat di belakang kantor Gubernur Sumbar tersebut. Namun kemarin, sudah mulai Salat Jumat diselenggarakan.

Jelang waktu Salat Jumat masuk, mereka yang beraktifitas di Komplek Kantor Gubernur Sumbar mulai berdatangan menuju masjid dengan menggunakan masker dan membawa perlengkapan salat. Sebelum masuk dalam bangunan masjid tersebut dilakukan pengecekan suhu terhadap jamaah.

Dua orang security kantor gubernur sibuk memastikan kondisi suhu jamaah dengan menggunakan thermogun. Ini untuk memastikan suhu dari mereka yang datang untuk melaksanakan salat di Masjid Kantor Gubernur Sumbar tersebut dalam batas normal.

Sepertinya mereka yang  melaksanakan salat berjamaah di Masjid kantor gubernur sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti protokol Covid.  Tak satupun karpet permadani yang terbentang di lantai ubin bewarna putih tersebut. Untuk mengatur jarak antar jemaah  telah dipasang tanda silang dari lakban di lantai.

Setiap jamaah sepertinya sudah menyiapkan sajadah sendiri yang dibentangkan sebagai alas di tempat salat masing-masing. Meskipun tak sebanyak biasanya karena keterbatasan kapasitas masjid, namun jamaah Jumat di Masjid Kantor Gubernur Sumbar tersebut cukup ramai, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, dan beberapa Kepala OPD dilingkungan Pemprov Sumbar juga terlihat ikut salat.

Kepala Biro Bina Mental dan Kesra Sumbar, H. Syaifullah mengatakan, Salat Jumat yang dilaksanakan tersebut mengikuti protokol kesehatan yang ketat, antara lain pengecekan suhu tubuh dan pengaturan jarak antar jamaah. Jamaah juga diharapkan membawa perlengkapan salat masing-masing dan mengenakan masker.

“Alhamdulillah, semua jamaah yang ikut salat mengikutinya. Akhirnya kerinduan kita untuk Salat Jumat berjemaah terobati, walaupun jumlah jamaah juga dibatasi, dan ikuti protokol kesehatan,” ucap Saifullah. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here