rakyatsumbar.id

Berita Sumbar Terkini

Beranda » Puskesmas Biaro Terima APD dari Tim Pengabdian Masyarakat FKM Unand

Puskesmas Biaro Terima APD dari Tim Pengabdian Masyarakat FKM Unand

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat FKM Unand, Fitriyani, menyerahkan APD kepada Ira Wahyuni, Kasubag Tata Usaha Puskesmas Biaro, didampingi Veri Wardi, tenaga lapangan tim pengabdian. (IST)

Agam, Rakyat Sumbar — Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Biaro, menerima alat pelindung diri (APD) dari Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Universitas Andalas, Rabu, (20/5). APD yang berikan adalah baju Hazmat (hazardous materials) atau pakaian dekontaminasi.

“APD diberikan sebanyak 20 set untuk digunakan tenaga medis Puskesmas Biaro. APD diterima oleh Kepala Tata Usaha Puskesmas Biaro, Ira Wahyuni,” kata Ketua Tim Pengabdian Dosen FKM Unand Fitriyani, kepada Rakyat Sumbar, melalui Whatsapp.

Ia melanjutkan, penyerahan APD ke Puskesmas Biaro, karena Puskesmas yang berada di jalan Raya Bukittinggi – Payakumbuh, Km 7, Biaro Gadang, Kecamatan Ampek Angkek, Agam, merupakan Puskesmas rujukan dari Puskesmas pembantu.

“Puskesmas Biaro merupakan Puskesmas yang ditunjuk untuk para masyarakat IVAngkek yang berstatus ODP (Orang Dalam Pantauan) virus Covid -19 untuk melapor dan memantau,” ujarnya.

Masih kata Fitriyani, semua pasien akan diarahkan berobat ke Puskesmas Biaro, ketika Puskesmas Baso dan Puskesmas Lasi ditutup selama beberapa hari, sehingga terjadi peningkatan jumlah pasien harian secara signifikan.

“Alasan itulah membuat Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Unand memilih Puskesmas Biaro sebagai tempat pengabdian, sehingga kebutuhan APD bagi para tenaga kesehatan di Puskesmas ini harus tetap terpenuhi,” tutur Dosen FKM Unand, ini.

Ia menyampaikan, selain penyerahan APD, juga dilakukan edukasi pencegahan penularan virus Korona (Covid-19). Edukasi ini terkait penerapan pola hidup sehat melalui banner.

Ia melanjutkan, sosialisasi juga dilakukan dengan membuat masker dan disinfektan, sehingga pengetahuan dan keterampilan masyarakat bertambah, sebab ketersediaan alat kesehatab tersebut sangat dibutuhkan saat ini.

“Banner ditempatkan pada area ruang tunggu dengan harapan agar semua pengunjung dapat membaca dan teredukasi mengenai agar dirinya dan keluarga terhindar dari penularan virus Korona,” ungkapnya. (byr)

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *