14/08/2022
Beranda » Punggawa Kabau Sirah Tak Gentar Meski di Group Neraka

Punggawa Kabau Sirah Tak Gentar Meski di Group Neraka

Padang, rakyatsumbar.id — Tahapan penting dalam persiapan bergulirnya Liga 2 telah dirampungkan PT. Liga Indonesia Baru (LIB). Secara daring, PT. LIB menyelesaikan pembagian group Liga 2, Rabu (19/08/2020).

Disaksikan oleh Manager Tim, Effendi Syahputra, Semen Padang FC harus menerima kenyataan berada pada group paling berat atau yang biasa disebut group neraka dalam sepakbola. Menempati Group D, Tim Urang Awak tergabung bersama PSMS Medan selaku tuan rumah, Sriwijaya FC, Sulut United FC, Persekat dan Persijap Jepara.

“Intinya, Kita siap bertarung di Medan. Meski tidak dipungkiri jika group ini merupakan yang paling berat di antara semua group,” kata Effendi Syahputra usai drawing, Rabu (19/08/2020).

Meski demikian, Manager Tim yang baru bergabung di musim ini mengatakan, tetap optimis mencapai target promosi ke Liga 1. Ia juga berharap dukungan penuh dari seluruh elemen suporter dan publik Ranah Minang.

“Insya Allah, dengan dukungan masyarakat Minang di Sumbar maupun di rantau, kita dapat merealisasikan target lolos ke Liga 1 musim depan,” pungkasnya.

Hasil lengkap pembagian group Liga 2. (PT. LIB/ Media Officer Semen Padang FC)

Sementara itu, pelatih Kabau Sirah Eduardo Almeida saat dihubungi Rakyat Sumbar via Whatsapp mengatakan, tim yang tergabung di Group D adalah tim yang bagus. Namun, dirinya tetap optimis membawa kembali Semen Padang ke Liga 1.

“Group yang sangat berat dan diisi oleh tim yang bagus. Semua tim di group ini ingin promosi. Namun, berada di level yang sama. Jadi, kami harus melakukan yang terbaik di setiap pertandingan,” katanya.

Eduardo juga memberikan sinyal jika timnya akan kembali berkumpul September mendatang. Namun, selama tim diliburkan karena pandemi Covid-19 ini, ia bersama tim pelatih lainnya tetap memantau kondisi pemain.

“Kami akan berkumpul di bulan September. Semua pemain dalam kondisi bagus. Kami akan melakukan yang terbaik di setiap pertandingan dan kita lihat saja apa yang akan terjadi,” tutup pria yang masih berada kampung halamannya Portugal ini.

Senada dengan pelatihnya, kiper muda yang setia bersama Semen Padang FC, Rendy Oscario Sroyer mengaku harus bekerja keras untuk lolos. Meski demikian, ia tetap optimis bisa kembali ke kasta tertinggi Liga Indonesia.

“Isinya tim kuat semua. Tapi kita harus optimis dong dan harus lebih kuat dari mereka. Semuanya harus diwaspadai dan seluruh pertandingan adalah final,” ungkapnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.