Padang, Rakyat Sumbar – Pekerjaan hari pertama perbaikan accelator 2 IPA Gunung Pangilun, Senin (7/9) dimulai dengan pengurasan lumpur dan pembongkaran tube settler. Pekerjaan ini diperkirakan memakan waktu kurang lebih tiga minggu. Selama proses perbaikan, distribusi air bersih kepada sejumlah pelanggan berpotensi terganggu.
Direktur Operasional Perumda Air Minum Kota Padang, Afrizal Kuning, mengatakan, perbaikan ini merupakan bagian dari rangkaian pekerjaan tanggap darurat yang dilaksanakan bekerja sama dengan Kementerian dan PT Hutama Karya. Pekerjaan Accelerator 2 ini dilakukan setelah perbaikan Accelerator 1 IPA rampung.
“Perbaikan Accelerator 2 IPA Gunung Pangilun ini merupakan bagian dari upaya pemulihan dan pembenahan infrastruktur air minum demi mendukung keberlangsungan serta keandalan pelayanan air bersih bagi pelanggan dalam jangka panjang,” ujar Afrizal Kuning saat meninjau pengerjaan accelator 2 di IPA Gunung Pangilun Senin (7/9).
Selama proses perbaikan berlangsung, Perumda AM Kota Padang mengimbau pelanggan untuk bersiap menghadapi potensi gangguan aliran air. Selama pengerjaan berlangsung akan berdampak pada beberapa wilayah pelayanan dengan pola gangguan yang bervariasi, baik pada siang hari, malam hari, maupun keduanya.
Afrizal merinci, wilayah yang berpotensi mengalami gangguan aliran air pada siang hari antara lain Batang Kapur, Tamsis, GOR, Alai Belakang Pasar, Kampung KB, Perjuangan, Sumatra, Sawahan, Sutomo, Aur Duri, Alang Laweh, serta kawasan sekitarnya.
Sementara untuk daerah yang berpotensi terdampak pada malam hari meliputi Adabiah, Jati Parak Salai, Pulai Banda Kali, Ampang, Belanti, Pramuka, Pekan Baru, Banda Pulau Karam, dan sekitarnya.
Adapun kawasan yang berpotensi mengalami gangguan pasokan air pada siang dan malam hari di antaranya Purus, Olo Ladang, Pancasila, Koto Marapak, Hayam Wuruk, Banda Puruih, Rohana Kudus, hingga Parak Salai.
Untuk mengantisipasi kebutuhan air bersih masyarakat selama masa perbaikan, pihak Perumda AM Kota Padang menyiagakan layanan bantuan armada tangki air bagi pelanggan yang terdampak.
“Masyarakat yang membutuhkan bantuan pasokan air tangki dapat menghubungi Call Center Perumda Air Minum Kota Padang di 1500030 atau via WhatsApp di 0811 669 123. Khusus pada hari libur, pengaduan difokuskan melalui kanal WhatsApp,” tambah Afrizal.
Atas nama manajemen Perumda Air Minum Kota Padang, Afrizal Kuning menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama pengerjaan proyek tersebut.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama proses pekerjaan ini berlangsung. Mohon doa dan dukungan dari seluruh pelanggan dan masyarakat agar pengerjaan ini dapat berjalan lancar serta selesai tepat waktu sesuai rencana demi pelayanan air bersih yang lebih baik,” tutupnya. (rif)





