rakyatsumbar.id

Berita Sumbar Terkini

Beranda » Pertahankan Tradisi Perkuat Nilai Kebudayaan

Pertahankan Tradisi Perkuat Nilai Kebudayaan

Suasana pelatihan pidato adat atau yang dikenal dengan Ba Alua yang diikuti puluhan pemuda di Surau Burai Jorong III Ninik Kenagarian Situmbuk, Kecamatan Salimpauang,Kabupaten Tanahdatar (ist)

Puluhan Pemuda Situmbuk Belajar Pidato Adat

Tanahdatar, rakyatsumbar.id–Setiap Sabtu malam Surau Burai Jorong III Ninik Kenagarian Situmbuk, Kecamatan Salimpauang, Kabupaten Tanahdatar dipenuhi puluhan pemuda. Bersama tokoh masyarakat dan kepala jorong setempat mereka mengikuti pelatihan pidato adat atau yang dikenal dengan Ba Alua.

Kegiatan pelatihan Alua Pasambahan di Surau Burai Jorong III Ninik Kenagarian Situmbuk tersebut diadakan karena kepedulian dari Kepala Jorong beserta tokoh masyarakat setempat. Mempertahankan nilai-nilai kebudayaan Minangkabau yang masih kental agar tidak terkikis oleh zaman. Itulah upaya dalam mempertahankan tradisi turun temurun tersebut.

“Minat generasi muda dalam melestarikan budaya Minangkabau sudah mulai berkurang. Kalau tidak kita pertahankan lambat laun akan tergusur oleh kebudayaan luar ditambah dengan modrenisasi. Apalagi dengan perkembangan zaman dan kecanggihan teknologi, bisa-bisa generasi mendatang lupa dengan kebudayaan ini,” sebut Kepala Jorong III Ninik Kenagarian Situmbuk Afdi Bima, Rabu (12/8).

Sejak dilantik pada tanggal 8 Juni 2020, Kepala Jorong III Ninik Kenagarian Situmbuk Afdi Bima mulai merangkul generasi muda untuk membangkitkan semangat mempelajari Adat Istiadat terutama dalam Ba Alua.

“Setiap kegiatan Alek maupun kematian di Kenagarian Situmbuk, selalu yang sering tampil itu Generasi Tua. Ini dikarenakan karena ketidaktahuan generasi muda tentang pidato adat atau Ba Alua,” jelasnya.

Kegiatan pelatihan pidato adat tersebut dilaksanakan setiap hari Sabtu setelah Salat Magrib. Pelatihan yang diikuti peserta sekitar 40 orang itu dipandu oleh tokoh masyarakat Kenagarian Situmbuk Busyan Fitri.

“Kegiatan ini mendapatkan apresiasi positif dari tokoh masyarakat, termasuk dari Wali Nagari Situmbuk Epi Mardian. Dt. Paduko Majo Kayo. Kita berharap ini dapat memotivasi para peserta untuk mengikuti pelatihan yang dilaksanakan,” terangnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat melahirkan generasi yang paham tentang adat istiadat, bisa melestarikan kebudayaan Minangkabau dan cinta agama sesuai dengan Visi Kabupaten Tanahdatar 2016-2021.

“Terwujudnya Kabupaten Tanahdatar yang madani, berbudaya dan sejahtera dalam nilai-nilai adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah, itulah harapan kita dengan kegiatan meningkatkan pelestarian budaya ini,” pungkasnya.(mul)

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *