rakyatsumbar.id

Berita Sumbar Terkini

Beranda » Pentingnya Penataan Ruang Terbuka Hijau di Kota Padang

Pentingnya Penataan Ruang Terbuka Hijau di Kota Padang

oleh : Aulia Anarolin Putri

Mahasiswi Universitas Andalas

Penataan ruang terbuka hijau merupakan salah satu kebijakan yang perlu dilakukan sebagai upaya untuk menyediakan yang sumber tumbuhan hijau di kawasan perkotaan. Taman digital balai kota Padang merupakan salah satu jenis ruang terbuka hijau yang ada di Kota Padang.

Pentingnya pengadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) secara publik dan privat telah diakui secara hukum, sebagaimana tercantum dalam perundang-undangan No. 26 Tahun 2007 mengenai Penataan Ruang dan Peraturan Daerah Kota Padang No. 4 Tahun 2012 mengenai Rencana Tata Ruang Wilayah kota harus menyediakan RTH sebesar 30% dari luasan wilayah yang penggunaannya sebagai tempat tumbuhnya tanaman, baik secara alami atau buatan, dan 20% ditujukan untuk ditujukan untuk luasan lahan RTH Publik yang dikelola secara pribadi atau masyarakat sekitarnya.

RTH berdasarkan Undang-Undang UU Penataan Ruang adalah areal yang merupakan bagian dari ruang terbuka, yang mana ada ruang terbuka hijau dan non hijau yang ditumbuhi tanaman sebagai instrument hijau baik yang tumbuh secara sengaja maupun tidak disengaja. RTH terdiri dari kawasan rimba kota, taman kota, taman kelurahan, pemakaman, sempadan sungai, lapangan, dan jalur hijau.

Peresmian Taman Digital sebagai salah satu bentuk RTH dilakukan bersamaan dengan peresmian tugu apeksi yang berada di taman tersebut pada 8 Agustus 2023. Taman ini terletak di di Balai Kota Padang, Air Pacah. Sebagai taman yang terletak di pusa Kota Padang, konsep Taman Digital telah disesuaikan dengan fungsi RTH secara umum yaitu fungsi ekologis, fungsi estetika, fungsi sosial budaya dan fungsi ekonomi.

Dalam aspek ekologis, taman ini berfungsi dalam meningkatkan kualitas air tanah dan mengurangi polusi udara melalui pepohonan yang ada di sekitar taman. Keberadaan akar pepohonan di taman membantu dalam proses penyaring alami sehingga mengurangi resiko tercemarnya air yang terdapat dalam tanah.

Selain itu, keberadaan taman ini membantu dalam mengurangi polusi, yang mana proses fotosintesis pada tanaman yang ada di taman akan menyebabkan karbondioksida dari udara sekitar dan mengeluarkan oksigen yang dibutuhkan makhluk hidup

Selain berfungsi dalam aspek ekologis, taman ini juga memberi fungsi estetika pada balai kota. Pola penanaman tanaman menyesuaikan bentuk area taman dengan memperhatikan jenis dan ukuran. Beberapa tanaman ditata  mengelilingi taman yang berfungsi sebagai  pagar alami. Kebersihan pada taman ini didukung dengan penyediaan tempat sampah Taman ini menawarkan suasana yang asri dan rindang yang membuatnya menjadi tempat favorit bagi masyarakat setempat.

Fungsi sosial tentunya merupakan salah satu tujuan dari pembangunan RTH Taman Digital ini. Taman ini didesain agar dapat digunakan masyarakat untuk melakukan berbagai aktivitas baik individu maupun kelompok seperti mengerjakan tugas, kumpul komunitas, olahraga atau sekedar bersantai.

Taman ink dapat digunakan oleh masyarakat dari berbagai kalangan umur, contohnya anak-anak yang dapat menggunakan seluncuran atau jungkat-jungkit di arena bermain pada taman tersebut. Selain itu, taman ini dilengkapi dengan fasilitas jogging track yang digunakan untuk berolahraga

Penataan taman di balai kota ini juga membawa pengaruh positif pada perekonomian sekitar daerah tersebut. Hal tersebut dikarenakan banyaknya pengunjung yang datang, membuat lapangan pekerjaan bagi para pedagang asongan dan kaki lima dapat berjualan di sekitar taman. Hal ini ditandai dengan beberapa titik lokasi di taman ini dikhususkan untuk para pedagang untuk menjajakan dagangannya.

Untuk menjaga keberlangsungan fungsi taman ini, baik dari aspek ekologi, estetika, sosial maupun ekonomi tentunya membutuhkan partisipasi seluruh elemen kota baik itu pemerintah, masyarakat dan pihak swasta.

Partisipasi aktif dari seluruh pihak akan menjadi faktor yang menjadi faktor kunci dalam menjaga kelestarian taman, membuat taman bukan hanya sebagai ruang terbuka hijau yang indah dipandang, melainkan juga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Kolaborasi antar seluruh pihak tentunya akan membuat taman ini dapat bertahan sebagai bagian dalam upaya membuat Kota Padang lebih berkelanjutan dan memperkaya kualitas hidup masyarakatnya (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.