Padangpariaman, rakyatsumbar.id—Program putar roda yang diprogramkan dan diinisiasi oleh Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis, pada dasarnya dimaksudkan guna menjemput aspirasi masyarakat, sehingga program pembangunan yang dilahirkan benar-benar sesuai dengan permintaan yang diinginkan oleh masyarakat di daerah ini.
“Jadi apa yang diminta oleh masyarakat berdasarkan aspirasi yang terjaring melalui program putar roda tersebut, itulah nantinya yang dijadikan dasar dari kegiatan yang akan dikerjakan,” kata Kepala Dinas PUPR Padangpariaman, El Abdes Marsyam, saat menjawab koran ini di ruang kerjanya, di komplek Ibukota Kabupaten di Nagari Paritmalintang.
Karena itu tegas El Abdes, tentunya tidak beralasan jika pihak pihak Pemkab atau Bupati Padangpariaman lebih mengarahkan pembangunan pada daerah tertentu saja, melainkan dilaksanakan berdasarkan prinsip pemerataan dan keseimbangan.
Tentunya, lanjut El Abdes, sejauh ini diakui masih ada beberapa bagian daerah yang masih tertinggal dari segi pembangunan seperti halnya daerah bagian Utara, sehingga diperlukan adanya percepatan sehingga laju perkembangan pembangunan di kawasan itu juga bisa berjalan seimbang beriringan dengan bagian daerah lainnya.
“Namun demikian bukan pula berarti semua program pembangunan hanya diarahkan pada daerah tertentu saja, namun juga berjalan secara seimbang dan merata berbarengan dengan pembangunan yang dilakukan di daerah lain. Tentunya, disesuaikan dengan perkembangan kondisi yang ada . Tapi prinsipnya, prinsip Pak Bupati bahwa pembangunan itu tetap didasarkan dan disesuaikan dengan permintaan dan aspirasi yang dijaring dari masyarakat,” imbuhnya.
Terkait hal itu, pihaknya dari Dinas PUPR Padangpariaman terus berkomitmen melakukan upaya percepatan, khususnya melalui Tim khusus atau Tim Percepatan yang dibentuk di lingkungan Dinas PUPR Padangpariaman.
Saat ini, terbukti berhasil melakukan berbagai langkah percepatan untuk itu. Salah satunya terlihat dari telah dimulainya pengerjaan kegiatan fisik lebih cepat seperti diharapkan. Baik itu yang bersumber dari anggaran pokok APBD maupun yang bersumber dari DAK atau pun dana TKD lainnya.
“Ini jelas sangat melegakan bagi kita, karena saat daerah lain masih dalam proses pembahasan, Alhamdulillah kita telah merampungkan proses lelang, bahkan dilanjutkan dengan kegiatan,” ujar El Abdes lagi.
Sesuai arahan dan harapan Bupati selaku kepala daerah, pihaknya berharap agar seluruh kegiatan fisik telah berhasil dituntaskan pada bulan November 2026 mendatang, sehingga dengan begitu selanjutnya pihaknya bisa lebih fokus pada perbaikan administrasi, disamping membahas rencana atau menyiapkan program kegiatan fisik tahun berikutnya.
Ditegaskannya, selain itu, sesuai dengan perkembangan situasi dan berbagai regulasi yang ada, pihaknya menyadari sepenuhnya perlunya langkah-langkah percepatan dalam melaksanakan berbagai program kegiatan.
Karena itulah pihaknya secara khusus sengaja membentuk Tim Percepatan, sehingga kegiatan yang dilaksanakan bisa berjalan lebih terukur sekakigus bisa dituntaskan sesuai target yang ditetapkan sebelumnya. (ris)





