24/04/2024

rakyatsumbar.id

Berita Sumbar Terkini

Beranda » Pembuatan Ecobrick jadi Bahan Pengabdian Masyarakat oleh UNP

Pembuatan Ecobrick jadi Bahan Pengabdian Masyarakat oleh UNP

Pembuatan Ecobrick jadi Bahan Pengabdian Masyarakat oleh UNP.


Padang, rakyatsumbar.id – Bertempat di Kantor Sekretariat Pusat Informasi & Konseling Remaja (PIK-R) Bukit Gado-Gado Kota Padang, Departemen Biologi, FMIPA Universitas Negeri Padang telah melaksanakan pengabdian masyarakat, yang telah dilaksanakan pada 7 Juli 2023 yang lalu. Hal ini di ungkapkan oleh Ketua tim pengabdian masyarakat Dr. Suci Fajrina, M.P saat di hubungi Harian Rakyat Sumbar.

Menurut Suci Fajrina, tim pengabdian masyarakat di Bukit Gado-Gado, mengikut sertakan Prof. Dr. Lufri, M.S. serta Ria Anggriyani., M.Pd sebagai anggota.

“Kami telah melakukan pelatihan pembuatan ecobrick yang merupakan bata ramah lingkungan kepada 30 orang anggota PIK-R Bukit Gado-Gado Kota Padang sebagai upaya penerapan pendidikan lingkungan yang berkelanjutan,” jelasnya saat bertemu dengan Harian Rakyat Sumbar, Minggu (17/9)

Menurutnya, dipilihnya PIK-R Bukit Gado-Gado Kota Padang, dikarenakan kesadaran remaja akan pengelolaan sampah di lingkungan tergolong rendah.

“Kita melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di daerah ini karena kesadaran remaja dalam pengelolaan sampah di daerah ini masih tergolong rendah, serta belum memiliki kepedulian akan pengelolaan sampah. Dalam pengabdian masyarakat ini kita melibatkan 30 orang remaja dan anak-anak yang berasal dari PIK-R yang berada di Kelurahan Bukit Gado-Gado,” jelasnya.

Suci Fajrina menambahkan, dalam pengabdian masyarakat ini, pihaknya melibatkan tim ecofriends yang berasal dari komunitas mahasiswa yang peduli terhadap lingkungan .

Suci Fajrina menjelaskan, rendahnya kesadaran remaja atas pengelolaan sampah, membuat tim pengabdian masyarakat Biologi UNP berupaya untuk menggiatkan pengelolaan sampah demi mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan. Apalagi rendahnya kesadaran masyarakat, tidak sejalan dengan program Kelurahan Bukit Gado-Gado yang berupaya menggiatkan pengelolaan sampah demi mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan.

“Di sini, kita memberikan pelatihan pembuatan ecobrick kepada remaja dan anak-anak. Kita melakukan penjelasan tentang kondisi sampah secara global, bahaya sampah jika tidak dikelola dengan baik, serta pengaturan pola konsumsi untuk mengurangi masalah sampah. Kemudian, kita memberikan pelatihan identifikasi sampah,” paparnya.

Untuk merangsang kepedulian remaja terhadap sampah, Suci Fajrina menjelaskan Departemen Biologi UNP akan memberikan hadiah kepada remaja dan anak-anak yang bisa mengumpulkan sampah.

“Kita akan memberikan contoh produk ecobrick kepada PIK-R Bukit Gado-Gado Kota Padang berupa hadiah meja, kursi, dan vas bunga setelah kegiatan dilakukan,” jelasnya.

Suci Fajrina berharap, edukasi yang diberikan di harapkan dapat melakukan Reduce, Reuse, Recycle atau “Mengurangi”, “Menggunakan ulang” dan “Mendaur ulang” yang dikenal dengan istilah 3R dalam pengelolaan sampah.

“Pelatihan yang kita berikan diharapkan memberikan keteladanan dengan memilah kemasan makanan dan minuman yang dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan ecobrick,” tutupnya.

Menurut, Suci Fajrina, Ketua PIK-R Bukit Gado-Gado Kota Padang Destia Wanti sangat berterima kasih di pilihnya Kantor Sekretaris PIK-R Bukit Gado-Gado Kota Padang sebagai sebagai lokasi pengabdian masyarakat oleh UNP.

“Saat itu, Ketua PIK-R Bukit Gado-Gado Kota Padang mengapresiasikan kegiatan pembuatan ecobrick pada warganya. Ia berharap, komunitas PIK-R Bukit Gado-Gado dapat melakukan pengolahan sampah dengan baik di masa yang akan datang,” ucapnya.

Suci Fajrina memaparkan juga, pembina PIK-R Bukit Gado-Gado Kota Padang Mufadila, S.Pd., Gr. pada saat itu berharap, edukasi yang diberikan oleh UNP, diharapkan dapat mengemas sampah menjadi produk yang bisa membantu perekonomian keluarga.

“Mufadila menyatakan, perhatian UNP terhadap komunitas kami sungguh sangat luar biasa. Apalagi, ini kali kedua kami dikunjungi oleh tim pengabdian departemen biologi. Selain itu, ia berharap tidak ada lagi sampah yang di buang ke sungaioleh warga,” jelas Suci.

Pengabdian masyarakat ini menghadirkan narasumber Helsa Rahmatika, M.Pd. dengan materi “Edukasi Pengelolaan Sampah Anorganik”. (edg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.