Padang, rakyatsumbar.id — Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Roni Nazra mengatakan hingga Juli 2025 rekening simpanan pelajar (Simpel) mencapai 1,48 juta.
“Total simpanan mencapai Rp262,48 miliar melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR),” kata Roni saat menggelar Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) di Padang, Kamis, (20/8).
Ia mengungkapkan Program KEJAR terus menunjukkan kinerja yang positif, tercermin dari peningkatan jumlah rekening dan nominal tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) di Sumatera Barat.
“Hari Indonesia Menabung tidak hanya menjadi peringatan penting, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun masa depan keuangan yang lebih baik,” ucapnya.
Ia menyebutkan, OJK mengajak masyarakat untuk menjadikan menabung sebagai gaya hidup dan langkah awal menuju kemandirian finansial melalui Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN).
“OJK terus menggerakkan kolaborasi lintas sektor untuk menghadirkan masyarakat Indonesia yang semakin cakap mengelola keuangan, inklusif dalam mengakses layanan keuangan, dan lebih sejahtera,” pungkasnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengatakan pentingnya membangun budaya menabung sejak usia dini sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi yang cerdas dan mandiri secara finansial.
“Kebiasaan menyisihkan sebagian uang secara rutin tidak hanya bermanfaat bagi individu, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan perekonomian,” sebutnya.
Ia mengakhiri, pemerintah provinsi akan terus mendukung Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
“Termasuk mendorong berbagai inovasi produk dan layanan keuangan agar semakin terjangkau, cepat, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,” tutupnya. (byr)





