rakyatsumbar.id

Berita Sumbar Terkini

Beranda » Dihantam Longsor, Jalan Malalak – Sicincin Putus Total

Dihantam Longsor, Jalan Malalak – Sicincin Putus Total

Petugas Kepolisian dari Kapolsek IV Koto saat meninjau kondisi longsor yang memutus jalan alternatif Malalak-Sicincin, Sumatera Barat, Sabtu (26/4).

Malalak, Rakyat Sumbar—Longsor terjadi di jalur alternatif jalan Malalak-Sicincin, Sumatera Barat, Sabtu (25/4). Peristiwa ini membuat jalan tersebut putus total, tepatnya di Jalan Raya Batu Apit Jorong Limo Badak Nagari Malalak Timur Kec Malalak Kabupaten Agam.

Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso melalui Kapolsek IV Koto Iptu Dedi Kurnia ketika dihubungi mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.

“Berdasarkan keterangan Saksi, Desri (41) bawa longsor terjadi sekitar pukul 15.00 WIB,” terang Dedi, sore tadi (25/4).

Batu-batu besar beserta tanah menutupi badan jalan setinggi sekira 4 Meter, dan sekira panjang 20 Meter,

Longsor menimpa badan jalan sehingga permukaan badan jalan tertutup oleh Batu-batu besar dan tanah yg terbawa longsor.

Batu-batu besar beserta tanah, longsor menimpa badan jalan sehingga permukaan badan jalan tertutup oleh Batu-batu besar dan tanah yang terbawa longsor.

Lanjut Dedi, dengan kejadian tersebut akses jalan via sicincin saat ini tidak bisa dilewati baik kenderaan roda 2 maupun roda 4, karena Longsor membawa material tanah dan batang pohon menimpa badan jalan.

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, Penyebab kejadian di perkirakan akibat cuaca sering hujan setiap sore dan malam hari.

“Saat ini untuk untuk sementara arus kendaraan yang mau melintas di Jln Malalak ditutup buat sementara, dan saat ini sudah di Koordinasi dengan BPBD Kabupaten Agam, Forkopimca Malalak,” terangnya.

Lebih lanjut Dedi menginginkan, dengan kondisi  cuaca saat ini sering hujan, diharapakan bagi pengendara supaya berhati hati jika melewati dan melintas di jalan terutama yang ada jurang dan perbukitan apa laga ketika waktu hujan, karena ketika hujan turun banyak kejadian longsor dan tanah terban. (rn)

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *