Yota Balad Terpilih Aklamasi Pimpin PDBI Sumbar Periode 2026–2030

Kegiatan Musorprov PPDI Sumbar yang memilih Yota Balad secara aklamasi, Rabu (06/05/2026).
Kegiatan Musorprov PPDI Sumbar yang memilih Yota Balad secara aklamasi, Rabu (06/05/2026).

Pariaman, rakyatsumbar.id — Semangat baru bagi dunia drumband Sumatera Barat resmi dimulai. Wali Kota Pariaman, Yota Balad, S.STP., M.Si., terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Provinsi Sumatera Barat periode 2026–2030.

Penetapan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PDBI Sumbar yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Rabu (06/05/2026), dalam suasana penuh keakraban dan optimisme.

Musprov tahun 2026 ini dihadiri oleh perwakilan tujuh kabupaten/kota di Sumbar, yakni Bukittinggi, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Kabupaten Solok, Pesisir Selatan, Pariaman, dan Pasaman Barat.

Kegiatan yang berlangsung meriah namun santai ini menjadi momentum penting kebangkitan kembali cabang olahraga drumband di Ranah Minang.

Acara dibuka langsung oleh Yota Balad yang saat itu juga menjabat sebagai karateker PDBI Sumbar. Turut hadir mewakili Komite Olahraga Nasional Indonesia Sumbar, Sri Siswani, jajaran pengurus KONI Pariaman, pengurus PDBI kabupaten/kota, serta unsur pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Yota Balad menegaskan komitmennya untuk memajukan drumband di Sumbar, khususnya di Kota Pariaman. Ia menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk memfasilitasi berbagai kegiatan, mulai dari lomba hingga pelatihan.

“Kita akan dorong agar drumband semakin hidup, tidak hanya di Pariaman, tetapi di seluruh Sumatera Barat. Fasilitasi akan kita siapkan agar pembinaan berjalan optimal,” ujarnya penuh semangat.

Dukungan juga datang dari KONI Sumbar. Sri Siswani menyampaikan harapannya agar drumband dapat masuk dalam cabang yang dipertandingkan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar 2026, minimal sebagai cabang ekshibisi.

“Ini peluang besar. Kita akan upayakan drumband tampil di Porprov 2026 sebagai langkah awal memperkenalkan kembali cabang ini secara luas,” ungkapnya.

Usai pembukaan, sidang pleno Musprov berlangsung singkat namun efektif. Dipimpin oleh M. Nur Idris dari PDBI Bukittinggi, didampingi M. Ridho dari Lima Puluh Kota dan Rudi Repenaldis dari unsur provinsi, forum secara bulat menetapkan Yota Balad sebagai Ketua Umum.

“Setelah mendengarkan saran dan pendapat peserta, dengan ini kita sepakati Saudara Yota Balad sebagai Ketua Umum PDBI Sumbar masa bakti 2026–2030,” tegas M. Nur Idris sembari mengetuk palu sidang tiga kali.

Dalam pidato perdananya, Yota Balad menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia mengajak seluruh pengurus dan pegiat drumband untuk bersatu menghidupkan kembali aktivitas drumband di daerah masing-masing.

“Ini amanah besar. Mari kita bangkitkan kembali drumband di Sumatera Barat, aktifkan unit-unit yang ada, dan ciptakan generasi muda yang berprestasi,” katanya.

Antusiasme peserta Musprov terlihat jelas. Mereka optimistis kepemimpinan baru ini akan membawa perubahan signifikan, mengingat dalam beberapa tahun terakhir kepengurusan PDBI Sumbar sempat mengalami kevakuman.

Nur Idris juga menyampaikan keyakinannya terhadap sosok Yota Balad. Selain sebagai kepala daerah, ia dikenal memiliki latar belakang sebagai mantan pemain drumband saat menempuh pendidikan di IPDN.

“Beliau sosok yang tepat. Pengalaman dan kecintaannya terhadap drumband menjadi modal kuat untuk membangkitkan kembali cabang ini,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan Musprov ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara peserta dan tamu undangan, menandai awal perjalanan baru drumband Sumatera Barat yang lebih hidup, solid dan berprestasi. (rel)