18/04/2024

rakyatsumbar.id

Berita Sumbar Terkini

Beranda » Lima Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun, Tiga Rumah Rusak, Tujuh Korban Luka Ringan

Lima Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun, Tiga Rumah Rusak, Tujuh Korban Luka Ringan

Lima unit kendaraan terlibat kecelakaan beruntun, tiga Rumah Rusak sementara tujuh korban mengalami luka ringan.

Padangpanjang, rakyatsumbar.idDiduga mengalami rem blong, sebuah truk menabrak tiga rumah dan empat mobil di Jalan Raya Padangpanjang-Bukittinggi, tepatnya di Bintungan, Nagari Panyalaian, Kecamatan Sepuluh Koto, Kabupaten Tanahdatar, Kamis (30/3/2023).

Kapolres Padangpanjang AKBP Donny Bramanto melalui Kasat Lantas Iptu Aldy Lazzuardy dalam keterangan tertulisnya mengatakan, tabrakan beruntun tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.

Menurut Kasat Lantas, truk dengan nomor polisi BA 8176 LA datang dari arah Bukittinggi menuju ke arah Padangpanjang.

Kendaraan berat tersebut, menurutnya, dikendarai pengemudi bernama Loli dan mengangkut barang bekas.

“Setiba di lokasi mengalami blong rem sehingga kendaraan trck menabrak empat kendaraan yang ada di depannya,” katanya.

Aldy menambahkan, empat kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun tersebut Daihatsu Grandmax B 1297 EFL (dari arah yang sama), minibus Honda HRV BA 1220 MO, Mitsubishi L 300 Box BA 9053 AE dan Toyota Avanza BA1301 AI (dari arah berlawanan) dan kondisinya mengalami rusak sedang.

Usai menabrak kendaraan, truk kemudian juga menabrak rumah, sehingga tiga unit rumah warga rusak. “Korban mengalami luka ringan sebanyak 7 orang dan sekarang sudah dalam penanganan medis di RSUD Padangpanjang dan RS Ibnu Sina Yarsi,” katanya.

Ia mengatakan, saat ini petugas telah mengamankan supir truk untuk dimintai keterangan guna melakukan peyelidikan atas kasus kecelakaan ini.

“Sebagian personel masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan pencairan arus lalu lintas dan proses evakuasi selanjutnya,” tutur Kasat Lantas.

Jalan Tersendat 2 Jam

Proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun tersebut, mengakibatkan arus lalu lintas tersendat sekitar dua jam. Dimana, kendaraan yang hendak menuju Bukittinggi atau sebaliknya harus menempuh jalur alternatif.

“Karena banyaknya warga yang berada di lokasi dan proses evakuasi, arus lalu lintas harus dipindahkan, melalui jalur Tabu Baria dan keluar di Simpang Lapan Padangpanjang,” sebut salah seorang personil Lantas yang berada di lokasi kejadian.

Sementara itu, Anggota Intel Kodim 0307 Tanahdatar Serma Sugiono ketika ditemui di lokasi kejadian menyampaikan, dari proses evakuasi korban dan kendaraan yang dilakukan oleh Satlantas Polres Padangpanjang, kondisi cukup aman dan terkendali.

“Informasi kecelakaan begitu cepat menyebar, hingga warga berduyun-duyun datang ke lokasi kejadian. Hingga mengakibatkan penumpukan arus lalulintas di lokasi kejadian,” sebutnya. (ned)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.