17/06/2024

rakyatsumbar.id

Berita Sumbar Terkini

Beranda » KPU Sumbar Temukan 1.008 Kotak Suara Rusak

KPU Sumbar Temukan 1.008 Kotak Suara Rusak

Kepala Bagian Umum, Logistik dan Keuangan KPU Sumbar, Jumiati.


Padang, rakyatsumbar.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Sumbar baru menerima 84.823 kotak suara dari 88.181 kotak suara yang dibutuhkan untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Bahkan didapati sebanyak 1.008 kotak suara dalam kondisi rusak.

“KPU Sumbar baru menerima 84.823 unit kotak suara, dan dari jumlah itu sebanyak 1.008 kotak suara rusak,” kata Kepala Bagian Umum, Logistik dan Keuangan KPU Sumbar, Jumiati, Rabu, (8/11).

Ia melanjutkan, 84.823  kotak suara itu sudah tersebar pada 17 kabupaten/ kota, sedangkan kotak suara untuk KPU Kota Padangpanjang dan Kabupaten Kepulauan Mentawai masih dalam perjalanan.

“Kotak suara tersebut rusak  diketahui setelah KPU kabupaten/kota melakukan penyortiran dan penghitungan kotak suara,” ucap Jumiati.

Menurut Jumiati, demi mencegah kekurangan kotak suara saat Pemilu 14 Februari 2024, pihaknya segera memberitahu KPU RI, supaya mengirimkan kotak suara pengganti segera ke KPU Sumbar.

“Kami telah menyampaikan data  kerusakan ini secara lisan kepada penyedia untuk menyiapkan penggantiannya. Penyedia pun menyanggupi, dan segera mengganti setelah ada permintaan tertulis dari PPK KPU Sumbar,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, 1.008 kotak suara suara itu rusak karena sobek. Jumlah tersebut berkemungkinan masih akan bertambah lantaran penyotiran kotak suara belum  selesai semua.

“Jumlah kotak suara kemungkinan akan bertambah karena kotak suara KPU Kota Padangpanjang masih dalam perjalanan, termasuk kotak suara KPU Kabupaten Kepulauan Mentawai, belum sampai ke gudang di Tua Pejat,”  tuturnya.

Logistik Pemilu lainnya seperti tinta dan segel, sambung Jumiati, sudah proses pengiriman, bahkan beberapa KPU kabupaten/kota sudah menerimanya.

“Kemungkinan ke 5 jenis logistik pemilu yang sudah di adakan pada tahap 1 akan diterima semuanya dalam minggu ini,” sebut Jumiati.

Ia menjelaskan logistik dalam penyelenggaraan Pemilu 2024  tahap pertama membutuhkan 88.181 kotak suara dan 70.276 bilik suara. Tiap-tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) membutuhkan lima kotak suara dan empat bilik suara.

“Guna memastikan logistik Pemilu tetap aman, dilakukan pengamanan cukup ketat saat pendistribusian hingga pengamanan di gudang penyimpanan. Kami terus memonitoring ke kabupaten dan kota semua berjalan lancar,” bebenya.

Ia mengakhiri, penngiriman  logistik pemilu serentak dari pihak penyedia kepada KPU, dapat dilacak secara real time menggunakan sistem informasi logistik.

“Melalui sistem tersebut, KPU provinsi maupun kabupaten/ kota dapat melacak pengiriman logistik, jenis barang yang dikirim, ketepatan waktu dan lain sebagainya,” pungkasnya.

KPU Optimis Distribusi Logistik Pemilu 2024 Tepat Waktu
Sementara itu,Komisi Pemilihan Umum atau KPU Republik Indonesia optimis jika pendistribusian logistik Pemilihan Umum Serentak 14 Februari 2024 nanti akan tepat waktu.

Ketua Komisi Pemilihan Umum RI, Hasyim Asyari, mengatakan produksi logistik tahap pertama untuk Pemilihan Umum 2024 sudah mencapai di atas 50 persen.

Hasyim menjelaskan produksi logistik Pemilu 2024 dibagi menjadi dua tahapan. Tahap pertama meliputi produksi kotak suara, tinta, dan segel. Tahap kedua mencakup surat suara dan formulir.

Produksi logistik tahap pertama dalam hal distribusi, lebih dari 50 persen logistik pemilu sudah berada dalam perjalanan, dan sebagian besar sudah diterima oleh KPU tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Distribusi ini termasuk kotak suara, bilik suara, tinta, dan segel. Semuanya sudah mencapai lebih dari 60 persen dari total distribusi di seluruh wilayah Indonesia, kata Hasyim dalam siaran persnya, Kamis (9/11).

Untuk surat suara dan formulir, katanya masih menunggu hingga KPU melakukan konfirmasi kepada KPU provinsi dan kabupaten/kota terkait dengan persetujuan desain surat suara dari masing-masing pimpinan partai politik tingkat daerah.

Produksi logistik pemilu tahap kedua setelah penetapan bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden menjadi peserta Pilpres 2024 pada tanggal 13 November 2023, katanya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum RI telah menyatakan bahwa pencetakan surat suara Pemilu 2024 mulai 15 November, atau dua hari setelah penetapan peserta Pilpres 2024.

Nanti sekitar pertengahan November ini, tanggal 15 November sudah bisa mulai cetak surat suara. Kita optimis nanti distribusi semua logistik tepat waktu, kata Hasyim.

Komisi Pemilihan Umum RI telah menetapkan 9.917 daftar calon tetap (DCT) untuk anggota DPR RI dari 18 partai politik peserta Pemilu 2024 yang tersebar di 84 daerah pemilihan (dapil).
DCT anggota DPD RI, KPU RI menetapkan sebanyak 668 calon untuk 38 dapil, terdiri atas 535 laki-laki dan 133 perempuan, serta telah menerima pendaftaran tiga bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden, yakni pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, dan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Komisi Pemilihan Umum juga telah menetapkan masa kampanye pemilu mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024, katanya. (byr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.