30/05/2024

rakyatsumbar.id

Berita Sumbar Terkini

Beranda » KONI Limapuluh Kota Optimistis Tatap Porprov 2023

KONI Limapuluh Kota Optimistis Tatap Porprov 2023

koni limapuluh kota

KONI LImapuluh KOta memantau aktivitas para pelatih dan atlet yang sedang berlatih dibeberapa cabang olahraga (cabor), Minggu (9/1).

Limapuluh Kota, rakyatsumbar.id– Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)  Limapuluh Kota optimistis mampu bersaing pada ajang pekan olahraga provinsi (Porprov) Sumbar 2023 mendatang.

Hal itu diungkapkan Sekretaris KONI Kabupaten Limapuluh Kota Masril saat memantau aktivitas para pelatih dan atlet berlatih, Minggu (9/1).

Masril salut sekaligus bangga melihat para atlet Limapuluh Kota yang terus giat menjalani latihan secara rutin, meskipun iven olahraga Porprov bakal digelar satu tahun lagi.

“ Apresiasi pantas kita berikan kepada para pelatih dan atlet. Terutama cabang olahraga Atletik, Bola Voli, Judo, Bola Basket, Paralayang dan Sepak Takraw yang terus rutin berlatih,” ungkap Masri.

Khusus Cabor Atletik, Judo dan Bola Voli keberadaan atlet Limapuluh Kota sangat disegani dan ditakuti oleh para atlet daerah lain. Lantaran banyak yang mewakili Sumbar di multi iven nasional

“ Dengan giatnya para atlet Kabupaten Limapuluh Kota dibawah binaan KONI Kabupaten Limapuluh Kota melakukan latihan rutin, kita yakin prestasi olahraga Kabupaten Limapuluh Kota akan lebih baik dibandingkan pada ajang Porpov sebelumnya,” timpal Rizky Gusridel, Surya Chandra dan Budi Jo.

AKP Aprinal Lubis sebagai Pembina olahraga Judo Limapuluh Kota menambahkan, pihaknya  tengah mempersiapkan 4 orang atlet. Nantinya akan  mengikuti kejuaraan nasional yang akan di gelar di Jakarta atau di Bandung Maret mendatang.

Menurut AKP Aprinal Lubis, atlet Judo yang dibinanya adalah atlet-atlet potensial untuk merebut medali emas pada ajang Kejurnas ataupun Kejurda. Pasalnya, pada ajang Porprov lalu atlet judo Kabupaten Limapuluh Kota berhasil merebut 4 medali emas dan 6 medali perunggu.

Kendala yang dihadapi untuk pembinaan olahraga Judo, ulas AKP Aprinal Lubis, adalah masalah tempat berlatih. Karena sampai saat ini pihaknya belum ada tempat atau gedung yang bisa dimanfaatkan untuk berlatih secara permanen. (sardi nefri)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.