rakyatsumbar.id

Berita Sumbar Terkini

Beranda » Kondisi Sumbar Jelang Pemilu 2024 Aman, Masyarakat Diminta Wujudkan Pemilu Damai

Kondisi Sumbar Jelang Pemilu 2024 Aman, Masyarakat Diminta Wujudkan Pemilu Damai

Kondisi Sumbar jelang Pemilu 2024 aman, masyarakat diminta wujudkan Pemilu Damai.


Padang, rakyatsumbar.id – Sebanyak kurang lebih 13.000 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri hingga Satpol PP dilibatkan dalam pengamanan Pemilu 2024 di Sumatera Barat. Personel cadangan juga akan disiapkan apabila terjadi kondisi yang tidak kondusif.

Komandan Korem 032/Wirabraja Brigadir Jenderal TNI Rayen Obersyl mengatakan Secara umum untuk kondisi di wilayah Sumbar menjelang Pemilu 2024 tidak ada masalah dan aman terkendala.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Sumbar. Secara umum, menjelang pelaksanaan Pemilu tahun depan itu tidak ada masalah, sebutnya pada Apel Gelar Kesiapan Pengamanan Pemilu tahun 2024 di Lapangan RTH Imam Bonjol Kota Padang, Rabu pagi (8/11).

Ia menyebutkan, hanya saja, terdapat klasifikasi rawan dan tidak rawan yang berkaitan dengan jarak ke tempat pemungutan suara (TPS), tingkat kesulitan dalam mengantar logistik termasuk potensi terjadinya bencana alam seperti banjir, longsor dan lain sebagainya.

Berkaca dari penyelenggaraan pesta demokrasi lima tahunan sebelumnya, diyakini Pemilu 2024 dapat berjalan lancar dan damai. Namun kita tetap berpesan kepada masyarakat Sumbar dalam pelaksanaan Pemilu nantinya agar menjaga dan berkomitmen untuk mewujudkan pemilu yang damai di wilayah Sumatera Barat, terangnya.

“Masyarakat Minangkabau itu cinta damai. Boleh kita adu argumen, namun adu fisik harus kita jauhi,” ujarnya.

Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan, sebelum apel gabungan pengamanan Pemilu 2024 dilaksanakan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terlebih dulu memetakan sejumlah permasalahan yang berpotensi terjadi di Ranah Minang.

“Apel gabungan ini bagian dari koordinasi bersama untuk pengamanan Pemilu 2024. Nanti pemerintah daerah akan memberikan dukungan untuk kelancaran pesta demokrasi, jelasnya.
Ia menegaskan, dalam menyambut suasana Pemilu 2024 mendatang juga penting netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sumbar, termasuk saat menggunakan media sosial (medsos).

“ASN harus menggunakan media sosial secara bijak, jangan sampai ikut berpolitik praktis, apalagi sampai menyebarkan ujaran kebencian dan berita bohong,” terangnya saat menghadiri Apel Gelar Pasukan untuk Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024, kemarin.

Gubernur Mahyeldi mengatakan, netralitas ASN perlu dijaga dalam suasana dan dinamika Pemilu 2024. Sebab, selain merupakan amanat dari undang-undang, netralitas ASN juga bertujuan agar pelayanan kepada masyarakat selama masa kontestasi politik sedang berlangsung juga tidak terganggu.

“Mudah-mudahan Pemilu kita tahun depan terjaga, berlangsung demokratis dan lancar, sehingga masyarkat juga terdidik dan terbina dengan baik. ASN betul-betul harus berada di posisi tengah, sesuai aturan yang ada,” harapnya.

Wali Kota Padang Hendri Septa yang juga hadir pada apel pasukan tersebut menyampaikan, untuk mengamankan dan menyukseskan Pemilu serentak di tahun 2024, Pemerintah Kota Padang juga bakal menurunkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan unsur terkait lainnya untuk mengamankan jalannya pesta demokrasi tersebut.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga Kota Padang untuk menggunakan hak suaranya pada Pemilu mendatang, dan menjaga kondusifitas, berkaca dari lima tahun yang lalu, dimana terlaksana dengan baik dan tidak ada hal yang mengkhawatirkan. Mari kita gunakan hak suara kita karena ini akan menjadi penentu untuk pembangunan Indonesia ke depan” pungkas Wako Hendri Septa.

Dalam kesempatan tersebut juga diadakan penandatanganan Deklarasi Pemilu Damai Tahun 2024, Forkopimda Sumatera Barat, bersama unsur Forkopimda Kota Padang, pimpinan partai politik, FKUB Provinsi Sumatera Barat, tokoh-tokoh agama, KPU, Bawaslu dan stakeholder terkait lainnya.(mul/edg)

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *