25/09/2022
Beranda » Kolaborasi dengan Bank Sumut, BNI Usung Orange Synergy

Kolaborasi dengan Bank Sumut, BNI Usung Orange Synergy

Berkolaborasi dengan Bank Sumut, BNI mengusung orange synergy.

Jakarta, rakyatsumbar.id – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dan PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara atau Bank Sumut berkolaborasi dengan mengusung program Orange Synergy.

Kolaborasi ini mencakup pemanfaatan produk, layanan, channel dan kapabilitas antara BNI dan Bank Sumut.

Langkah awal kerjasama ini berawal dengan penandatanganan Nota Kesepahaman.

Antara Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati dan Direktur Utama Bank Sumut Rahmat Fadillah Pohan di Menara BNI Pejompongan Jakarta, Rabu (10/8/2022) malam.

Kesepakatan yang telah dicapai adalah Pertama, MoU Pemanfaatan Bersama Produk, Layanan, Channel, dan Kapabilitas.

Kedua, Perjanjian Kerja Sama (PKS) Co Branding, Top Up, dan Update Saldo Tapcash.

Ketiga, PKS Program Peningkatan Kapabilitas Pegawai Bank Sumut.

Keempat, PKS Penyediaan dan Pemanfaatan Layanan Jasa Perbankan (ATM, QRIS, EDC, Biller).

Melalui proyek kolaborasi Orange Synergy, Bank Sumut dan BNI berkomitmen untuk membangun kolaborasi strategis

Hal itu tertuang dalam berbagai inisiatif pengembangan layanan perbankan. Tentunya menguntungkan kedua belah pihak dan memberikan manfaat bagi stakeholder.

Dengan kolaborasi ini, Bank Sumut dapat memperluas jangkauan produk dan layanan perbankan.

Demikian halnya dengan BNI yang dapat memperluas layanan terkait dengan pembayaran pajak dan retribusi daerah di Sumatera Utara melalui Channel ATM.

Termasuk Mobile Banking,  Keagenan, serta Outlet BNI.

Berikan Kontribusi

Kedua belah pihak berharap kerjasama ini akan memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan bisnis. Baik bagi BNI maupun pada Bank Sumut.

Adi Sulistyowati menyampaikan, perseroan akan membuka peluang kerjasama dan integrasi layanan.

Hal ini agar dapat dimanfaatkan dalam memberi solusi perbankan lengkap kepada nasabah Bank Sumut.

“Tentunya kami menyambut baik kerja sama ini.”

“Ini sangat sesuai dengan semangat BNI Go Produktif dimana BNI ingin berperan proaktif. Dalam mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional melalui berbagai jalinan sinergi.”

“Kami pun harap Bank Sumut dapat memberi pelayanan lebih maksimal kepada nasabah,” katanya.

Adapun, potensi sinergi yang dapat tercipta kedepannya adalah kerjasama channel meliputi pemanfaatan channel ATM BNI.

Termasuk yang berada di luar negeri, pemanfaatan bersama channel acquiring seperti pemanfaatan platform Supply Chain Financing (FSCM) BNI. Sekaligus kerja sama Bisnis Keagenan.

Juga berkembang pada produk kartu kredit pemerintah daerah untuk Pemerintah Daerah, hingga Corporate Card untuk internal Bank Sumut.

Selain itu co-branding kartu kredit BNI Visa/Master untuk nasabah personal dan corporate Bank Sumut.

Termasuk enjualan produk investasi, asuransi, program car ownership, serta pengelolaan dana pensiun/pesangon pegawai Bank Sumut.

Ada juga peluang kerja sama layanan dalam hal billers API-based, pemanfaatan layanan remittance BNI dan Trade Finance oleh nasabah Bank Sumut.

Berikutnya kelengkapan layanan pembayaran penerimaan daerah Sumatera Utara.

Juga erjasama penyediaan solusi bagi pemerintah daerah. Sekaligus kerja sama pemanfaatan kapabilitas dan produk BNI termasuk KUR dan BNI Xpora.

Terakhir, ada pula peluang kolaborasi di sisi peningkatan kapabilitas kerjasama pelatihan dan pengembangan kurikulum.

Hal ini untuk peningkatan kapabilitas terkait sales, treasuri dan internasional banking.

Hingga teknologi informasi, serta kerja sama operasional terkait rekonsiliasi, dan Call Center.

Serta pendampingan dalam hal membangun tata kelola sistem SDM dan HRIS.

“Peluang kerja sama BNI dan Bank Sumut ini sangat banyak.”

“Kami pun akan memperluas peluang kerja sama seperti ini dengan beberapa bank daerah lainnya,” katanya.

Miliki Kapabilitas Optimal

Ia menambahkan bahwa BNI memiliki kapabilitas yang optimal dalam mengembangkan Smart City, yang berbasiskan layanan digital.

Kolaborasi ini dapat membantu dalam tata kelola pemerintah daerah sehingga akan memberikan layanan publik yang optimal di era digital ini.

Smart City yang dikembangkan BNI salah satunya adalah membangun Smart Goverment.

Ini memungkinkan dukungan pengelolaan keuangan secara terintegrasi.

Sehingga penerimaan pajak daerah dapat dimaksimalkan.

Selain itu, Smart City BNI juga mengembangkan layanan lainnya, mulai dari Smart Health Care, Smart Farming, Smart Education.

Termasuk Smart Ecosystem UMKM, hingga Smart Tourism.

“Dengan cara itu kita dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.”

“Semuanya terukur dan mudah, mulai dari penerimaan pelayanan pajak, pembayaran air, STNK, hingga BPKB,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmat menyampaikan, BNI adalah bank milik pemerintah yang menduduki peringkat asset terbesar ke-4 nasional.

BNI miliki jaringan ATM, channel digital (internet dan mobile banking), Kantor Cabang di dalam dan luar negeri.

Sebagai salah satu pionir digital banking, BNI memiliki kapabilitas layanan digital yang di dukung ketersediaan berbagai produk berbasis API yang lengkap.

Bagi nasabah Bank Sumut, kerjasama ini akan memberi beragam pilihan layanan baru.

Yang membuat ayanan semakin baik, fee yang lebih kompetitif, serta channel transaksi yang semakin luas dan mudah. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.