05/12/2022
Beranda » Keluarga “SR” dan Pengangkat Peti Jenazah Jalani Pemeriksaan Covid-19

Keluarga “SR” dan Pengangkat Peti Jenazah Jalani Pemeriksaan Covid-19

Pemakaman Pasien Covid-19. Ilustrasi

Kabupaten Solok, Rakyat Sumbar—Pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Solok terus memantau 3 anggota keluarga “SR”, perantau asal Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjuang Siriah, yang meninggal dunia di Bandar Lampung akibat Covid-19 saat mudik.

“Kita telah meminta dan akan mengawasi keluarga SR untuk isolasi mandiri 14 hari,” kata Kabag Humas Kabupaten SolokSyofiar Syam di Arosuka, Kamis (16/4/2020).

Pemakaman Pasien Covid-19. Ilustrasi

Selain tiga anggota keluarga SR, para pengangkat peti jenazah saat pemakaman juga diperiksa. Ada tujuh orang yang ikut mengangkat peti jenazah saat pemakaman tersebut.

Untuk langkah pencegahan dan penanganan, keluarga korban yang baru kembali dari Tanggerang dan menetap di Solok ini juga akan menjalani serangkaian tes untuk memastikan kondisinya.

Sebelumnya seorang perantau asal Paninggahan ini meninggal dalam perjalanan pulang ke Kabupaten Solok, dan dimakamkan pada Jumat (10/4) sekitar pukul 09.00 WIB.

“Perantau Jakarta itu baru ketahuan positif COVID-19 setelah dimakamkan, hasil tesnya keluar pada Senin (13/4),”

Ia menjelaskan perantau tersebut sebelumnya memiliki riwayat kanker dan dijemput pulang kampung oleh keluarganya pada Senin (7/4) dari Tangerang. Kemudian dari Tangerang menuju Kabupaten Solok melalui perjalanan darat.

Ada sembilan orang anggota keluarga yang mengantar dari Tangerang. Enam orang di antaranya telah kembali ke Tangerang.

Sementara anak SR yang masih berusia sekitar 3 tahun, suami dan Ibu SC tinggal di Dusun Data Jorong Parumahan, Nagari Paninggahan. (wel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.