04/03/2024
Beranda » KBK Teknik Sipil UNP Latih Guru SMK 

KBK Teknik Sipil UNP Latih Guru SMK 

Pembukaan kegiatan pengabdian masyarakat program Kemitraan Masyarakat (PKM) kepada Guru-guru SMK Bangunan  di Sumbar.


Padang, rakyatsumbar.id – Kelompok Bidang Keahlian (KBK) Survei dan Pemetaan Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang melaksanakan Pengabdian Masyarakat skema Program Kemitraan masyarakat (PKM) kepada Guru-guru SMK Bangunan yang ada di Sumatera Barat (Sumbar).

Kegiatan PKM ini berlangsung selama 2 hari dari 23-24 September 2023 di Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik UNP dan SMK Negeri 5 Padang.

Ketua PKM Teknik Sipil UNP Yaumal Arbi, menjelaskan, KBK Survey dan Pemetaan UNP melakukan sosialisasi pemetaan udara untuk data lay out proyek konstruksi yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru SMK bangunan yang ada di Sumbar dalam menambah pengetahuan dan pemahaman yang bisa dibagi ke siswa dalam proses pembelajarannya di sekolah.

“Kami memberikan sosialiasi pemetaan udara kepada para guru SMK yang berjumlah 20 orang. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru SMK bangunan yang ada di Sumbar,” ucapnya saat ditemui Harian Rakyat Sumbar di sela-sela kegiatan PKM, Sabtu (23/9).

Yaumal Arbi menambahkan, dalam sosialisasi ini, pihaknya melibatkan beberapa anggota seperti Nevy Sandra, Fitra Rifwan, Fajri Yusmar, yang juga memberikan pelatihan terutama bagi guru-guru Geomatika yang akan mengembangkan bahan ajar Ilmu Ukur Tanah dan akan mengajarkannya kepada siswa SMK.

“Dalam PKM ini, kita menghadirkan tim yang pakar dibidangnya, seperti Nevy Sandra, dibidang Perencanaan Kontruksi, Survei dan Pemetaan. Fitra Rifwan di bidang Geomatika, Pendidikan Teknologi Kejuruan, dan Mitigasi Bencana, serta Fajri Yusmar, dibidang Perencanaan Kontruksi, serta saya sendiri di bidang Survey, Pemetaan, dan Lingkungan,” paparnya.

mengusung semangat Link and Super Match antara Pendidikan Vokasi dan Dunia Industri, khususnya pada dunia usaha Jasa Konstruksi,” paparnya.

Nevy Sandra, menambahkan, sosialisasi pemetaan udara dilakukan meliputi tiga tahapan, diantaranya tahapan pengenalan drone, tahapan pengoperasian drone, dan terakhir pengolahan hasil video dari drone yang akan digunakan untuk Data Lay-Out Proyek Konstruksi.

“Dalam sosialiasi ini, kita melakukan materi pengenalan drone terhadap peserta, serta melakukan praktek menerbangkan drone dan pengambilan data dengan menggunakan drone ke Autodesk Revit, dan penggambaran bangunan sederhana  menggunakan Revit,” ujarnya.

Kegiatan ini dapat menjembatani kesenjangan penguasaan teknologi dan informasi. Selain itu, kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi guru SMK Bangunan dalam menguasai teknologi di bidang struktur bangunan,” tambahnya.(edg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.