05/12/2022
Beranda » Kantor KONI Sumbar Dirusak, Syaiful: Sudah Ada yang Ngaku, Minta tak Dilaporkan ke Polisi

Kantor KONI Sumbar Dirusak, Syaiful: Sudah Ada yang Ngaku, Minta tak Dilaporkan ke Polisi

Ketua Umum KONI Sumbar, Syaiful, menunjukan jendela yang kacanya pecah akibat dirusak orang dengan cara dilempar menggunakan batu. Pengrusakan terjadi di Kantor KONI Sumbar 7 kaca jendela dan 2 kaca pintu pecah. (HANDIYANUAR)

Padang, Rakyat Sumbar — Kantor  Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar, di jalan Rasuna Said, nomor 87, Padang Barat, Kota Padang, di rusak sekira pukul 03.30. Polisi sedang menyelidiki kasus pengrusakan ini.

Pantauan Rakyat Sumbar di lokasi, tujuh kaca jendela bagian depan pecah, termasuk juga kaca pintu bagian depan dan tengah juga pecah akibat dirusak dengan cara dilempar menggunakan batu.

Di pintu bagian depan, juga terdapat bekas telapak sepatu. Selan itu, pintu ruangan bendahara yang berada di dalam gedung juga dirusak dengan cara ditendang, dan terdapat bekas sepatu.

Pecahan kaca yang berserakan tersebut telah dibersihkan oleh petugas KONI Sumbar, termasuk juga mengganti kaca-kaca yang pecah dengan kaca baru.

“Yang pecah kaca jendela sebanyak 7 jendela, pintu sebanyak dua, di dalam ada kita temukan batu sebanyak 4 buah, yang ditemukan baru batu, dan alat-alat lain tidak ada nampak,” kata Ketua Umum KONI Sumbar, Syaiful, Minggu (23/8/2020) siang.

Ia melanjutkan, informasi perusakan itu diketahuinya dari Sekretaris Umum KONI Sumbar, Irnaldi Samin, sekira pukul 08.30. Namun, berdasarkan perkiraan polisi peristiwa itu terjadi sekira pukul 03.30.

“Saya meminta Pak Irnaldi Samin supaya melapor ke kepolisian. Pihak kepolisian yang dipimpin Kapolsek Padang Barat AKP Martin sudah datang ke kantor KONI jam setengah empat pagi melihat,” ujarnya.

Ia menyatakan, sudah ada pihak yang mengaku melakukan perusakan tersebut. Pihak yang mengaku itu bersedia mengganti kaca-kaca yang pecah, dan meminta supaya tidak dilanjutkan ke ranah hukum, tetapi pihaknya tetap akan memproses hukum.

“Sudah ada pihak yang mengaku, anggotanya yang melakukan ini. Tapi siapa orangnya kita serahkan kepada kepolisian, saya tidak akan menyebutkan, dan dia meminta kalau bisa tidak dilanjutkan laporan ini di kepolisian, dan dia siap untuk mengganti, kita tidak mau, proses hukum tetap lanjut,” tegas Syaiful.

“Ini yang punya negara, pemerintah. KONI pinjam pakai di sini, kita akan proses, bahkan informasi dari Pak Sekum, yang mengaku melakukan ini, melapor juga ke Mabes Polri. Apa hubungannya ke Mabes Polri? Dia melakukan, dia melapor pula ke Mabes Polri, kenapa tidak ke presiden dia melapor,” tambah Syaiful.

Ia menyampaikan, tidak ada barang-barang yang hilang akibat pengrusakan itu. Belum diketahui pula apakah ini murni pengrusakan atau ada indikasi mencuri.

“Apakah sekedar pengrusakan atau pencurian, keduanya ada kemungkinan ke sana, bisa juga pengrusakan bisa juga pencurian, tetapi kita serahkan ke kepolisian, kita minta usut,” jelasnya.

Menurut Syaiful, KONI Sumbar tidak ada sedang berkonflik dengan siapapun, bahkan selama ini pihaknya selalu terbuka dengan siapapun, karena olahraga memang itu memang harus sportif.

“Kalau yang melakukan ini dari insan olahraga tentu mencederai sportivitas. Tapi kalau tidak insan olgraga kan bisa kita duga modusnya. Tapi, kalau dari insan olahraga perlu kita nyatakan tidak sportif,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Padang Barat, AKP Martin, mengatakan setelah menerima informasi perusakan kantor KONI Sumbar, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian.

“Siapa pelakunya belum diketahui, karena kita masih melakukan penyelidikan, dengan meminta keterangan sejumlah saksi-saksi,” ungkap Martin, menjawab telpon  Rakyat Sumbar, Minggu (23/8/2020) siang. (byr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.