04/12/2022
Beranda » Jangan Resah dan Kucilkan Pasien Covid-19

Jangan Resah dan Kucilkan Pasien Covid-19

Ilustrasi. Perawatan Pasien Covid-19.

Pasaman, Rakyat Sumbar—Pasien virus corona Covid-19 asal Kabupaten Pasaman yang sudah dinyatakan sembuh berpesan agar masyarakat tidak resah dan mengucilkan pasien positif Covid-19.

“Masyarakat tidak perlu resah dan mengucilkan orang yang positif COVID-19, karena orang yang positif bukan sebuah aib sehingga harus dijauhi apalagi dikucilkan,” pesan Pasien 01 Covid-19 Pasaman yang berinisial Y (43).

Sebelumnya, warga Kecamatan Simpang Alahan Mati (Simpati) ini  dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Achmad Mochtar Bukittinggi.

“Ya Alhamdulillah, sekarang konsisi saya sudah sehat dan sudah bisa berkumpul dengan keluarga di rumah,” ujar bersama Y (43) di RSUD Lubuksikaping, Jumat (17/4).

Ilustrasi. Perawatan Pasien Covid-19.

Selain itu, selama menjalani perawatan dirinya juga terus mendapatkan dukungan dan motivasi dari orang-orang terdekatnya. Sehingga dorongan dirinya untuk sembuh semakin besar.

Saat dirawat Y optimistis, bahwa virus tersebut bisa disembuhkan, dengan perilaku hidup bersih dan sehat, tidak stres, tetap menjaga imun tubuh dan selalu menaati imbauan pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran virus tersebut.

Pasien diketahui memiliki riwayat perjalanan dari Malaysia yang sampai di Pasaman pada tanggal 17 Maret 2020 lalu. Pasien baru ditetapkan status Notifikasi pada tanggal 24 Maret 2020 lalu, karena tak kunjung melaporkan diri ke pihak Puskesmas. Namun beberapa hari berselang pasien mulai merasakan sakit berupa demam, batuk dan sesak nafas.

Usai memeriksakan diri di Puskesmas Simpati, pasien langsung dirujuk ke RSUD Lubuk Sikaping sekitar pukul 11.00 WIB, (31/3) lalu.

Sesampainya di RSUD Lubuksikaping, pasien didiagnosa dokter menderita Demam, Batuk, sesak nafas, dan penurunan keadaan umum tubuh. Sehingga langsung dirujuk ke RSAM Bukittinggi sekitar pukul 15.00, (1/4) lalu. (zon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.