29/11/2022
Beranda » Alhamdulillah, Warga Simpati Sembuh

Alhamdulillah, Warga Simpati Sembuh

Ketua Gugus tugas percepatan penanggulangan Covid-19, Yusuf Lubis didampingi Direktur RSUD, dr Yong Marzuhaili meninjau pasien 01 di ruang VIP RSUD setempat, Jumat (17/4) pagi.

Pasaman, Rakyat Sumbar—Di tengah lonjakan kasus, jumlah pasien Covid-19 sembuh juga bertambah. Diantaranya satu orang warga Kecamatan Simpang Alahan Mati (Simpati) dan satu orang siswa

Pasien 01 Covid-19 yang berinisial Y (43) warga Kecamatan Simpati dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Achmad Mochtar Bukittinggi.

“Ya Alhamdulillah, sekarang konsisi saya sudah sehat dan sudah bisa berkumpul dengan keluarga di rumah,” ujar bersama Y (43) di RSUD Lubuksikaping, Jumat (17/4).

Dia sangat berterima kasih atas keseriusan tim gugus dalam mengurus penanganannya hingga sehat seperti saat sekarang ini.

“Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak terutama semua Tenaga medis dan paramedis, mulai dari puskesmas Simpati, RSUD Lubuksikaping, RS Achmad Mochtar, serta seluruh jajarannya yang telah bersusah payah dalam merawat kami hingga sembuh seperti saat ini. Semoga dibalas oleh Allah SWT,” ungkapnya.

Ketua Gugus tugas percepatan penanggulangan Covid-19, Yusuf Lubis didampingi Direktur RSUD, dr Yong Marzuhaili meninjau pasien 01 di ruang VIP RSUD setempat, Jumat (17/4) pagi.

Sementara itu, Ketua gugus tugas sekaligus Bupati Kabupaten Pasaman, Yusuf Lubis mengatakan, pasien 01 itu dinyatakan sehat usai melihat hasil tes Swab kedua yang dilakukan oleh tenaga medis di RSAM Bukittinggi.

“Dari hasil tes Swab kedua itu (16/4) kemarin, pasien 01 sudah negatif dari Covid-19. Makanya pasien sudah dibolehkan pulang, dan sampai di Lubuksikaping sekitar pukul 22.00 WIB,” terang Ketua Tim Gugus Tugas Yusuf Lubis.

Kata Yusuf Lubis, Y sengaja diistirahatkan di ruang VIP RSUD Lubuksikaping sebelum kemudian hari ini langsung diantar ke kampung halamannya.

“Saat ini tengah proses pengantaran pasien 01 ke kampung halamannya di Kecamatan Simpati bersama tim gugus tugas Pasaman,” katanya.

Yusuf Lubis tetap mengimbau kepada pasien agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada saat beraktifitas di lingkungan keluarga.

Berita sebelumnya, pada tanggal 6 April lalu, gugus tugas setempat menyatakan bahwa pasien 01 sebelumnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berinisial Y (43) positif terinfeksi virus corona. (zon)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.