19/08/2022
Beranda » FT UBH – Disdik Sumbar Gelar Seminar Pendidikan: PBM Harus Mengacu ke Protokol Kesehatan

FT UBH – Disdik Sumbar Gelar Seminar Pendidikan: PBM Harus Mengacu ke Protokol Kesehatan

Ilustrasi Proses Belajar Mengajar (PBM)

Padang, Rakyat Sumbar Pandemi Covid-19 telah banyak mengubah sendi kehidupan manusia, termasuk dibidang pendidikan. Apabila tidak segera diadakan penyesuaian, akan terjadi penurunan kualitas pendidikan yang berdampak pada kualitas generasi muda ke depan. Aksi nyata dan cepat sangat perlu dilakukan oleh seluruh elemen-elemen terkait agar kekhawatiran di atas tidak terjadi.

Melihat kondisi itu,  Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta dan  Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat mengadakan seminar online dengan tema Dinamika Pendidikan di era new normal, beberapa hari lalu.

Menurut Mirza Zoni, S.T., M.T,  Ketua Panitia,  seminar ini bertujuan untuk menggali permasalahan-permasalahan yang dirasakan selama Pandemi Covid-19  oleh siswa, mahasiswa, guru, dosen, orang tua dan pelaksana pendidikan seperti sekolah, perguruan dan termasuk dinas pendidikan sebagai perwakilan pemerintah. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi masukan bagi semua elemen pendidikan yang terkait dalam mengambil kebijakan menuju era new normal.

Seminar online dijadwalkan  berlangsung selama 3 jam, dengan host Zulfadli, S. Kom, M.Kom selaku Dosen Prodi Teknologi Rekayasa Komputer Jaringan, dan moderator Dr. Ir. Hidayat, M.T., IPM selaku Dekan Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta. Kegiatan yang disponsori oleh PT. Telkomsel berlangsung sukses, menghadirkan lebih kurang 2470 partisipan dengan berbagai profesi seperti Guru/ Kepala sekolah SLTA, Dosen, Mahasiswa, siswa dan pemerhati pendidikan melalui platform aplikasi CloudX dan Youtube Live Streaming.

Seminar menghadirkan narasumber yang mewakili berbagai instansi/profesi  bidang diantaranya Perguruan Tinggi, Dinas Pendidikan, Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), PT. Telkomsel, Psikolog dan Ketua Prodi Teknologi Rekayasa Komputer Jaringan.

Diawal seminar, Hidayat menyampaikan skenario seminar,  masing-masing narasumber memaparkan makalahnya kemudian pembahas memberi komentar atau pertanyaan secara bergiliran dan terakhir pertanyaan-pertanyaan tersebut ditanggapi oleh narasumber. Penanggap yang dihadirkan merupakan perwakilan dari Perguruan Tinggi, kepala sekolah, guru, mahasiswa dan siswa.

Prof. Dr. Tafdil Husni, SE., MBA selaku Rektor Universitas Bung Hatta menyampaikan, Perguruan Tinggi harus mampu menyiapkan sarana dan prasarana Proses Belajar Mengajar (PBM) dalam menghadapi era new normal, disamping menjalankan Protokol Kesehatan Era new normal.

Misalnya, proses pembelajaran dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring) atau gabungan keduanya (blanded learning) yang tentu harus memiliki jaringan internet yang memadai. Ditambah lagi kondisi jaringan provider dan kemampuan mahasiswa dalam membeli paket internet, harus menjadi bagian yang diperhitungkan oleh penyelenggara pendidikan.

Universitas Bung Hatta, yang merupakan Perguruan Tinggi Terbesar di Sumatera, sebelum pandemi Covid-19 telah memiliki manajemen sistem pembelajaran dan jaringan intrenet yang baik. Sehingga pada saat datangnya pandemi Covid-19, dosen dan mahasiswa sudah terbiasa melakukan proses pembelajaran blanded learning. Persoalan yang muncul adalah kemampuan mahasiswa untuk membeli paket internet.

“Alhamdulillah, masalah tersebut dapat segera diatasi melalui kerjasama dengan PT. Telkomsel melalui paket Rp.10,- untuk 30 Gigabyte, yang khusus hanya digunakan untuk pembelajaran menggunakan aplikasi CloudX, tidak dapat untuk browser lainnya. Dengan demikian subsidi yang diberikan tidak mubazir,” ungkap Tafdil.

Sementara Adib Alfikri, S.E., M.Si, yang juga Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat mengatakan, protokol new normal pendidikan sedang disiapkan oleh dinas pendidikan dan segera akan disampaikan ke sekolah-sekolah. Terkait dengan pelaksanaan kegiatan PBM, harus mengacu pada protokol yang ada, seperti pembelajaran di dalam kelas, praktikum bengkel dan juga di lapangan.

Blanded learning merupakan solusi, meskipun keterbatasan jaringan dan pulsa internet masih menjadi persoalan. Pemakaian dana BOS untuk pelaksanan proses PBM, seperti berlangganan paket internet dengan pertanggung jawaban yang jelas bisa menjadi pertimbangan kebijakan di era new normal,” katanya.

Dr. Ariswan, S.Pd., M.Pd mewakili Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang, dalam paparannya lebih menekankan pada protokol kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama dan pasca PSBB. Senada dengan Tafdil dan Adib, ia mengharapkan ketaatan menjalankan protokol kesehatan seperti pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan menjadi hal pokok di era new normal. Pengaturan sistem kerja dari rumah (WFH), OPD yang boleh WFH dan tetap kerja ke kantor, suasana tempat kerja, perjalanan dinas dan sebagainya.

Nila Anggreyni, M. Psi (Psikologi, Fakultas Kedokteran Unand), menyoroti psikologis anak didik yang cendrung sulit mengikuti perubahan. Kecemasan masyarakat akan tertular Covid-19 merupakan hal yang wajar, namun tidak perlu berlebihan karena berdampak pada immun tubuh.

Upaya mengurangi kecemasan dalam memasuki new normal yaitu dengan cara memberikan jaminan keamanan dalam beraktifitas, informasi yang terbuka, pusat informasi dan self care. Untuk persiapan menghadapi sekolah maka perlu peningkatan kemampuan guru, realitas pencapaian kurikulum, seting goal spesifik utamakan kemampuan resiliensi siswa diawal persekolahan dan metode pembelajaran minim tatap muka bila masih berada dalam kondisi pandemi mengingat karakteristik anak dan remaja.

Riska Amelia, S.Kom, M.Kom selaku Ketua Jurusan Teknologi Rekayasa Komputer Jaringan (TRKJ) mengungkapkan, teknologi digital merupakan sarana pokok menjalankan aktifitas di era new normal yang melingkupi seluruh aspek. Seperti pelaksanaan PBM, rapat, transaksi jual beli, seminar dan lain sebagainya tidak bisa terlepas dari internet yang sudah pasti menggunakan sistem digital.

Oleh karena itu, keberadaan prodi TRKJ di Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta yang merupakan prodi Vokasi D4, akan menyiapkan tenaga profesonal terampil untuk menangani sistem digitalisasi yang menjadi sarana pokok di era new normal.

Ari Irawan mewakili GM Consumer Sales PT Telkomsel Region Sumbagteng menyampaikan, PT. Telkomsel salah satu provider telekomunikasi yang sudah bergelut dibidang digital sebagai bagian dari Revolusi 4.0. Menghadapi Pandemi Covid-19, PT. Telkomsel bekerjasama dengan kementrian pendidikan menelorkan program-program bantuan untuk guru, siswa, mahasiswa berupa paket internet untuk pelaksanaan PBM. Ari juga mengakui bahwa Pandemi Covid-19 juga berdampak pada PT. Telkomsel.

Pembahas dalam kegiatan tersebut terdiri dari 10 orang, diantaranya Dr. Syukma Netti, M.Si, selaku Wakil Dekan FKIP Universitas Bung Hatta, Dr. Syarifuddin, M.Pd selaku Ketua Dewan Pendidikan Daerah Sumbar, Abinul Hakim, S.Pd, M.Si sebagai Kepsek SMAN 3 Padang, Nur Azizah, S.Pd, M.Si, Kepsek SMAN 1 Kota Salak Dharmasraya, Drs. Muhammad Dinin, Kepsek SMKN 1 Bukittinggi, Drs. Dalius selaku Kepsek SMKN 2 Payakumbuh, Erni, S.Pd.I Guru SMAN 1 Tanjung Mutiara.

Kemudian ada juga Reisa Auriellia Frasari sebagai perwakilan mahasiswa dari jurusan Teknik Elektro Universitas Bung Hatta. Hadir juga perwakilan siswa yaitu Lidia Pratama Febriani, siswa SMAN 1 Tanjung Mutiara dan Fiego Firman Shah, ketua duta pelajar Sumbar.

Pada umumnya, pembahas menyampaikan keluhan-keluhan PBM selama pandemi Covid-19, dan bagaimana upaya dinas pendidikan untuk memecahkan persoalan tersebut. Demikian juga, apa upaya dinas pendidikan menjaga mutu dan kualitas pendidikan sehingga pandemi Covid-19 tidak mengurangi kualitas generasi muda kedepan. Usulan penyesuaian protap new normal dengan kondisi sekolah masing-masing.

Pembahas juga menyampaikan permohonan agar PT. Telkomsel menelorkan lebih banyak produk-produk bantuan pendidikan. Setiap pertanyaan dijawab oleh masing-masing pemateri secara bergantian. Ada juga pertanyaan melalui chat di CloudX dan live streaming youtube. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.