05/12/2022
Beranda » Ditlantas Polda Sumbar Tekan Lakalantas, Turun 8 Kasus pada Operasi Patuh 2020

Ditlantas Polda Sumbar Tekan Lakalantas, Turun 8 Kasus pada Operasi Patuh 2020

Salah seorang personel Ditlantas Polda Sumbar memasang plang sebagai tanda pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang 2020 di jalan M. Thamrin, Padang Selatan, beberapa waktu lalu. (HANDIYANUAR)

Padang, Rakyat Sumbar — Pihak Direktorat Lalu-lintas (Ditlantas) Polda Sumbar, mencatat kecelakaan lalu-lintas selama Operasi Patuh Singgalang 2020 menurun dibandingkan dengan tahun lalu.

“Kasus Lakalantas pada tahun turun 7 persen, atau turun 8 kasus selama operasi di bidang lalu lintas, Operasi Patuh Singgalang, 23 Juli – 5 Agustus 2020,” kata Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Yofie Girianto Putro.

Ia melanjutkan, pada tahun ini terjadi 93 kecelakaan lalu-lintas, sedangkan pada 2019 tercatat sebanyak 101 kasus kecelakaan lalu-lintas.

“Jumlah korban meninggal dunia, tahun 2019 tercatat 11 korban meninggal dunia, sedangkan pada tahun ini turun 1 persen atau tercatat korban yang meninggal dunia sebanyak 10 orang,” ujarnya.

Masih kata Yofie, korban luka berat mengalami kenaikan. Pada 2019 sebanyak 8 orang, sedangkan pada 2020 sebanyak 13 orang. Selain korban meninggal duni, dan luka berat, kecelakaan lalu-lintas juga menimbulkan kerugian materil.

“Kerugian materil pada tahun ini Rp120 juta lebih, sedangkan pada tahun lalu Rp168 juta lebih. Artinya, kerugian materil turun sebanyak 48 persen,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, berbagai upaya terus dilakukan untuk menekan kasus kecelakaan lalu-lintas. Edukasi dan penyuluhan kepada pengendara lalu-lintas terus dilaksanakan.

“Langkag-langkah preventif terus dilakukan Ditlantas Polda Sumbar, sehingga pengendara menjadi tertib saat berlalu-lintas, sekaligus menjadi pelopor keselamatan lalu-lintas di jalan raya,” bebernya.

Ia mengakhiri, pelanggaran lalu-lintas masih saja terjadi, terutama di Kota Padang. Hal ini terjadi lantaran banyaknya kendaraan yang berlalu-lalang di ibukota Provinsi Sumbar.

“Kita juga melakukan sosialiasi dengan memberikan imbauan-imbaun dengan turun ke lapangan, baliho maupun selebaran, sehingga  angka kecelakaan dapat terus ditekan,” pungkasnya. (byr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.