“Di Rumah Saja, Biar Kami di Luar”

3701
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal.

Drs. Jasman Rizal, MM (Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumbar)

Sejak negeri ini dilanda Wabah Korona (Covid-19), lelaki yang satu ini selalu dicari banyak orang. Ia juga harus memimpin timnya untuk berburu informasi agar update data tidak berseliweran tak berkejelasan. Selain itu, sosialisasi untuk memutus mata rantai perkembangan wabah ini juga dilakukannya setiap saat.

Dua tugas itu saja, sebenarnya sudah sangat menyita waktunya, namun dalam kapasitas sebagai Kepala Biro Humas Pemprov Sumbar dan sekaligus Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Barat, Jasman Rizal justru mengaku menikmati tugas tersebut.

“Tak ada yang berat jika dijalani dengan senang hati,” kata putra Balaisalasa, Pesisir Selatan, Sumbar, kelahiran Payakumbuh, 1 januari 1968 ini.

Baginya, tugas melayani sudah dijalani sejak menjadi Aparatur Sipil Negeri (ASN). Ia juga mendapatkan bekal pengalaman luar biasa dari berbagai posisi yang pernah dipercayakan kepadanya. Ia pernah menjadi lurah, camat, Dinas Perdagangan dan Industri, Capil dan Kependudukan,  Satpol Pol PP, Pariwisata dan lain-lain, sehingga sudah sering berada di lapangan. Berbaur untuk menyerap persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat.

Kali ini, tugasnya tak kalah berat. Bersama Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Barat mereka terus berjuang memberikan pelayanan, khususnya dalam hal menyampaikan informasi dan sosialisasi agar masyarakat bisa menjalani imbauan terkait protokol kesehatan.

“Dalam mengimpun informasi perkembangan Covid-19 di Sumbar, datanya kami himpun dari berbagai rumah sakit dan gugus tugas kabupaten kota se Sumatera Barat. Itu dilakukan dengn koordinasi dan mengikuti protap yang ada,”  kata pria lulusan APDN Bukittinggi, tahun 1991 yang sejak 2016 lalu dipercaya sebagai Kepala Biro Humas Pemprov Sumbar tersebut.

Jasman Rizal berpesan, hendaknya dalam masa PSBB Sumatera Barat masyarakat juga berperan untuk mengikuti aturan yang ada. Kondisi saat ini, penyebaran tak lagi dibawa orang dari luar, tetapi sudah perpindahan lokal.

“Jika ada yang terjangkit, maka kalau  tidak dijalani imbauan tersebut, penyebarannya akan berpindah secara cepat dari satu pasien kepada pasien lain,” katanya mengingatkan.

Langkah antisipasi dan memutus rantai penyebaran Covid-19, menurut Jasman Rizal, tetap di rumah saja, sering cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, gunakan masker jika terpaksa harus keluar rumah.

“Kami berharap agar masyarakat menyadari, bahwa wabah Covid-19 ini jangan dianggap enteng. Kita harus serius menghadapinya bersama-sama. Untuk memutus penyebaran virus ini, tidak bisa pemerintah saja tanpa dukungan dari kedisiplinan masyarakat,” kata Jasman yang pernah mengabdi di Kabupaten Pasaman, Kota Solok dan Kabupaten Solok tersebut. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here