27/05/2024

rakyatsumbar.id

Berita Sumbar Terkini

Beranda » BRI dan PPATK Tanam 10.000 Mangrove di Bali

BRI dan PPATK Tanam 10.000 Mangrove di Bali

Badung, rakyatsumbar.id– Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), BRI terus berkomitmen untuk mendukung pencegahan dan pemberantasan pencucian uang serta pendanaan terorisme di Indonesia.

Salah satunya melalui partisipasi BRI dalam kegiatan penanaman 10.000 pohon Mangrove  bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Kegiatan ini menjadi peringatan Gerakan Anti Pencucian Uang (APU) dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT) Indonesia.

Kegiatan berlangsung di Banjar Tegal, Kelurahan Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali pada Selasa (15/03/2022).

Penanaman 10.000 pohon Mangrove dihadiri oleh Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, Sekda Bali Dewa Made Indra, mewakili DPRD Bali I Wayan Rawan Atmaja, Jajaran Muspida Provinsi Bali.

Berikutnya Kepala OJK Bali Nusa Tenggara – Giri Tribroto, Kepala Bank Indonesia Provinsi Bali – Trisno Nugroho, jajaran pemerintahan lainnya dan BRI Denpasar.

Gerakan APU PPT merupakan serangkaian pengaturan maupun proses pelaksanaan upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian (TPPU) uang.

Serta pendanaan terorisme (TPPT) yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan terkait termasuk masyarakat.

Direktur Kepatuhan BRI Ahmad Solichin Lutfiyanto mengungkapkan bahwa dalam rangka penerapan program APU PPT.

BRI wajib mengidentifikasi dan mencegah terjadinya praktik praktik pencucian uang khususnya terkait dengan Tindak Pidana Pencucian Uang di bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup (green financial crime).

Upaya pencegahan green financial crime tersebut telah selaras dengan komitmen Pemerintah Indonesia dalam penerapan Green Economy.

“Program penanaman pohon ini juga merupakan suatu bentuk kepedulian dari BRI.”

“Termasuk stakeholder dalam mendukung penerapan sustainable finance dan green economy di Indonesia,” ungkapnya saat ikut serta pada penanaman 10.000 pohon Mangrove.

BRI Berkomitmen Terapkan Praktik Sustainable Finance

BRI juga telah berkomitmen dalam menerapkan praktik sustainable finance dengan mengintegrasikan dimensi Lingkungan, Sosial. Serta Tata Kelola Perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance ke dalam strategi Perusahaan.

“Kami juga terus berkomitmen untuk memberikan economic maupun social value bagi seluruh pemangku kepentingan.”

“Hal ini tercapai melalui implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN.”

“Berupa berbagai kegiatan yang dapat memberikan manfaat pada ekonomi, sosial, lingkungan, serta hukum dan tata kelola dengan prinsip yang lebih terintegrasi, terarah, terukur dampaknya serta dapat dipertanggungjawabkan.” imbuhnya.

Ia menambahkan, kegiatan penanaman Mangrove merupakan salah satu contoh implementasi program TJSL BUMN pada sektor lingkungan.

Penanaman 10.000 Mangrove akan membawa banyak manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Mangrove berkontribusi mengurangi dampak perubahan iklim karena mampu menampung karbon hingga lima kali lebih banyak dari hutan tropis daratan.

Mangrove juga dapat mengurangi abrasi sekitar 30% dan juga dapat menjadi rumah bagi 75% spesies ikan komersil. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.