Padang, Rakyat Sumbar — Sebanyak 6.450 peserta memeriahkan UNAND Run dan Jalan Sehat dalam rangka Dies Natalis ke-70 Universitas Andalas (UNAND), Minggu (11/10/2026). Tak sekadar menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga memperkuat kebersamaan sivitas akademika, keluarga besar kampus, dan masyarakat.
Rektor UNAND, Dr. Efa Yonnedi, S.E., MPPM, Akt., CA, CRGP, bahkan menantang partisipasi warga kampus ditingkatkan pada perayaan tahun depan. Dengan jumlah warga UNAND mencapai sekitar 36 ribu orang, ia menilai masih terbuka peluang besar untuk menghadirkan kegiatan yang lebih meriah.
“Warga Universitas Andalas saja sekitar 36 ribu orang, belum termasuk keluarganya. Tahun depan, jumlah peserta harus bisa ditingkatkan,” ujarnya saat memberikan sambutan di lapangan Rektorat UNAND.
Menurut Efa, antusiasme peserta tahun ini patut disyukuri. Namun, keterlibatan sivitas akademika, keluarga, masyarakat umum, hingga mahasiswa internasional perlu diperluas agar perayaan tujuh dekade UNAND semakin semarak.
Ia juga mengapresiasi kehadiran peserta dari luar negeri, termasuk Selandia Baru dan Jepang. Ke depan, mahasiswa internasional yang menempuh pendidikan di UNAND diharapkan turut ambil bagian dalam UNAND Run dan Jalan Sehat.
Dengan begitu, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga ruang perjumpaan untuk mempererat hubungan antarwarga kampus sekaligus mendekatkan UNAND dengan masyarakat.
6.450 Peserta Ikuti Lari dan Jalan Sehat
Ketua Panitia Dies Natalis ke-70 UNAND, Dr. dr. Muhammad Riendra, Sp.BTKV, mengatakan tingginya partisipasi menunjukkan antusiasme besar warga kampus dan masyarakat dalam menyemarakkan hari jadi universitas.
“Alhamdulillah, seluruh sivitas akademika sangat antusias. Kegiatan ini juga diikuti keluarga dan masyarakat umum. Kita melihat lapangan cukup ramai oleh peserta,” ujarnya.
Riendra menjelaskan, UNAND Run menghadirkan dua kategori, yakni lari 10 kilometer yang diikuti sekitar 250 peserta dan lari 5 kilometer dengan sekitar 1.200 peserta. Sementara itu,
Jalan Sehat diikuti sekitar 5.000 orang.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah yang ikut melepas peserta lari dan berjalan santai bersama peserta jalan santai sebelum melanjutkan agenda lainnya.
Riendra juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra dan sponsor yang mendukung kegiatan, khususnya Bank Nagari, BNI, BTN, dan BSI, serta lainnya.
“Atas nama panitia, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan meramaikan Dies Natalis ke-70 Universitas Andalas,” katanya.
Di balik kemeriahan kegiatan UNAND Run dan Jalan Sehat, Efa turut mengungkapkan rasa syukur atas kondisi udara Kota Padang yang lebih segar setelah hujan mengguyur sejak sehari sebelumnya.
Sebelumnya, asap yang menyelimuti kota sempat menimbulkan kekhawatiran kegiatan tidak dapat berlangsung dengan nyaman. Namun, kondisi cuaca pada Minggu pagi memungkinkan peserta mengikuti kegiatan dengan lebih baik.
Meski demikian, Efa mengingatkan bahwa rasa syukur atas kesempatan berkumpul dan beraktivitas dalam keadaan sehat harus diiringi kepedulian terhadap sesama.
Ia mengajak keluarga besar UNAND memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak banjir di sejumlah wilayah Kota Padang, termasuk Lubuk Minturun.
Menurutnya, semangat kebersamaan yang tumbuh di lingkungan kampus perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama ketika masyarakat menghadapi bencana dan membutuhkan bantuan.
Tujuh Dekade, UNAND Harus Semakin Berdampak
Memasuki usia 70 tahun, UNAND diharapkan tidak hanya berkembang sebagai institusi pendidikan tinggi, tetapi juga semakin nyata kontribusinya bagi masyarakat dan bangsa.
Efa berharap UNAND terus melahirkan sumber daya manusia unggul, mengembangkan ilmu pengetahuan, serta menghasilkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Momentum Dies Natalis ke-70 menjadi pengingat bahwa perjalanan panjang universitas harus diiringi tanggung jawab yang semakin besar dalam mendukung kemajuan pendidikan dan pembangunan.
Melalui penguatan kebersamaan, kepedulian sosial, dan inovasi, UNAND diharapkan terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, daerah, dan Indonesia.
“Semoga UNAND yang telah berusia 70 tahun semakin memantapkan posisinya dan terus berkontribusi bagi kejayaan bangsa Indonesia,” tutup Riendra.(mul)





