rakyatsumbar.id

Berita Sumbar Terkini

Beranda » Semua Pasien Wajib Masuk IGD Covid-19

Semua Pasien Wajib Masuk IGD Covid-19

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Dirut RSUP M Djamil melihat kesiapan ruang IGD Covid-19, kemarin.

RSUP M Djamil Operasikan IGD Covid-19 Hari Ini

Padang Rakyat Sumbar—Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno meninjau kesiapan ruang IGD khusus penanganan Virus Korona (Covid-19) di RSUP M Djamil Padang, Minggu (3/5).

“Saya diundang Dirut RSUP M Djamil untuk melihat kesiapan ruang IGD yang khusus menerima pasien Kovid-19. Tentu ruangan ini sangat berarti sekali, karena bisa memisahkan mana pasien IGD Covid-19 dan mana pasien rujukan sakit non Covid-19,” ucapnya.

Irwan berharap, dengan beroperasinya IGD tersebut pada hari ini (Senin, 4/50, diharapkan semakin semua pasien Covid-19 dapat ditangani dengan cepat dan disembuhkan.

“Saya berharap, ruangan ini dapat membantu dalam pemeriksaan dengan cepat terhadap penderita Kovid-19, sehingga pasien bisa ditangani dengan baik yang mengurangi dampak kematian dan memperbanyak kesembuhan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Irwan Prayitno mengusahakan agar kebutuhan APD di Sumbar dapat terpenuhi. Saat ini kondisinya, RSUP membutuhkan 250 APD setiap hari. Pihak Pemprov juga sudah membuat ketentuan, setiap rumah sakit, puskesmas harus memiliki APD standar Covid-19.

Di lokasi, Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dr. dr. Yusirwan Sp. B, Sp. BA (K) MARS menjelaskan, ruangan IGD sebelumnya, saat menerima pasien tidak menerima data yang lengkap. Alhasil, timbul miss komunikasi dengan petugas medis yang berada di ruangan isolasi.

“Dengan memisahkan ruangan IGD menjadi dua, antara IGD pasien biasa dan pasien Kovid-19, diharapkan terjadi penanganan langsung kepada pasien. Sehingga tidak terjadi lagi mis komunikasi dan penularan Kovid-19 terhadap petugas medis,” tegasnya.

Lebih lanjut, Yusirwan menyatakan setiap pasien yang dirujuk ke RSUP harus ditangani dengan standar pelayanan pasien Covid-19 terlebih dahulu.

“Hal ini dilakukan agar petugas medis yang berada di IGD tidak tertular. Jika petugas tertular, sudah terbayang pelayanan kesehatan bagi masyarakat sangat terganggu. Oleh karena itu, kami menjaga sekali agar petugas kesehatan di RSUP M Djamil tidak terpapar Covid-19 dari pasien yang masuk di IGD,” tutupnya. (edg)

 

 

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *