Utama  

50 Siswa Kurang Mampu di Jalur Belt Conveyor Indarung Terima Bantuan Sekolah

50 Siswa Kurang Mampu di Jalur Belt Conveyor Indarung Terima Bantuan Sekolah.

Padang, Rakyat Sumbar — Sebanyak 50 siswa dari keluarga kurang mampu di kawasan jalur Belt Conveyor RW 08, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, menerima bantuan pendidikan melalui Forum Nagari Indarung, Selasa (20/10) lalu.

Bantuan bagi siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA tersebut merupakan bagian dari Program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) yang didukung melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Semen Padang.

Program ini bertujuan membantu meringankan beban biaya pendidikan keluarga penerima manfaat sekaligus menjaga keberlangsungan pendidikan anak-anak di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Salah seorang perwakilan orang tua penerima manfaat, Miswarni, mengaku bersyukur atas keberlanjutan bantuan tersebut. Menurutnya, bantuan pendidikan sangat membantu orang tua dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak.

“Bantuan ini sangat terasa manfaatnya bagi kami para orang tua untuk memenuhi biaya dan perlengkapan sekolah anak-anak. Sejak program ini berjalan, alhamdulillah kami warga di sepanjang jalur Belt Conveyor betul-betul merasakan dampak positifnya,” ujar Miswarni.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Indarung, Endi Mustafa, mengatakan dukungan pendidikan merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan motivasi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita.

“Ini adalah bentuk perhatian mendasar yang manfaatnya langsung masuk ke rumah-rumah warga yang membutuhkan. Anak-anak jadi punya kesempatan dan motivasi lebih untuk terus melanjutkan sekolah,” katanya.

Lurah Indarung, Suharman Mizani, berpesan agar para siswa memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya untuk kebutuhan pendidikan.

Ia juga mengingatkan orang tua agar terus mendampingi dan mengawasi perkembangan anak-anak di rumah.

“Kepada anak-anak penerima beasiswa, manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya untuk kebutuhan sekolah. Belajarlah sungguh-sungguh dan jangan ragu meraih cita-cita. Bagi para orang tua, mari terus dampingi dan awasi tumbuh kembang anak-anak agar bantuan finansial ini selaras dengan bimbingan di rumah,” tuturnya.

Ketua Forum Nagari Indarung, Edward, menjelaskan bahwa program bantuan pendidikan tersebut telah berjalan sejak 2015, bersamaan dengan berdirinya Forum Nagari Indarung.

Menurutnya, keberlanjutan program menjadi penting karena kebutuhan pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu berlangsung setiap tahun. Bantuan ini diharapkan dapat membantu orang tua memenuhi kebutuhan sekolah sekaligus mempertahankan semangat belajar anak-anak.

“Keberlanjutan program inilah yang utama. Bantuan ini hadir untuk meringankan beban orang tua dan memicu semangat belajar anak-anak di RW 08,” jelas Edward.

Staf TJSL PT Semen Padang, Firma Yudi, mengapresiasi peran aktif Forum Nagari Indarung dalam menjembatani penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan dukungan terhadap pendidikan melalui Program BMN merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Ia berharap bantuan tersebut dapat mengurangi beban biaya sekolah orang tua sekaligus menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri.

“Keterbatasan ekonomi keluarga jangan sampai menjadi penghalang bagi mereka untuk memperoleh pendidikan yang layak,” ujar Win.

Ia menambahkan, pendidikan merupakan investasi sosial jangka panjang yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, kolaborasi perusahaan dengan Forum Nagari, pemerintah, sekolah, dan masyarakat diharapkan dapat memastikan manfaat program terus dirasakan.

Melalui Program BMN 2026, PT Semen Padang mengalokasikan dana TJSL sebesar Rp112,5 juta untuk mendukung dua program yang dikelola Forum Nagari Indarung, yakni bantuan pendidikan bagi warga di sepanjang jalur Belt Conveyor dan pembangunan aula Forum Nagari Kelurahan Indarung.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari sinergi perusahaan dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan lingkungan, termasuk memperluas kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. (*)