27/11/2022
Beranda » Sumbar Pecahkan Recor Terbanyak Periksa Sampel Swap, Positif Covid-19 Tambah 35  Orang

Sumbar Pecahkan Recor Terbanyak Periksa Sampel Swap, Positif Covid-19 Tambah 35  Orang

Ilustrasi

Padang, rakyatsumbar.co.id — Informasi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Barat, Minggu (24/05/2020) bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijiriah, tercatat terjadi penambahan 35 orang lagi warga Sumbar yang terinfeksi Covid-19.

“Total sampai hari ini telah 478 orang warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 35 orang lagi. Sembuh bertambah 5 orang, sehingga total sembuh 180 orang,” sebut Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal.

Ia mengatakan, laporan tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar merupakan hasil Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Bukittinggi dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc,

“Kita mengapresiasi tim laboratorium yang bekerja tanpa lelah selama 22 jam. Mereka telah melakukan pemeriksaaan sample sebanyak 1.461 dalam waktu 22 jam. Ini pekerjaan tim yang sangat luar biasa dan merupakan rekor pemeriksaan sample swab terbanyak yang pernah ada di Indonesia,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi tim paramedis yang tanpa kenal lelah siang malam, tidak bertemu keluarga, dengan keikhlasan luar biasa masih tetap bertahan untuk tetap setia merawat dan mengobati pasiennya.

“Semoga paramedis kita juga diberikan kesehatan dan tetap dalam lindungan Allah SWT,” jelasnya.

Ia menuturkan, dari 35 warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19 tersebut, sebarannya dari beberapa kabupaten/kota. Dimana Kota Padang dari 204 sampel swab, positif 24 orang berdasarkan hasil koreksi tracing. Kota Sawahlunto 578 sample swab, positif 2 orang.

“Kota Payakumbuh, 20 sampel swab, positif 5 orang. Kabupaten Limapuluh Kota 1 orang. Dharmasraya 42 sampel swab, positif 1 orang. Kabupaten Solok 14 sampel swab, positif 1 orang. Padangpariaman 43 sampel, positif 1 orang dari hasil koreksi tracing,” terangnya.

Ia menjelaskan, Kabupaten Sijunjung 102 sample, negatif semuanya. Kota Padangpanjang 41 sampel,  negatif semuanya. Kota Bukittinggi 87 sampel, negatif semuanya. Kemenag 48 sampel, negatif semuanya.

“Total semuanya 1.179 sample. Sisa 282 sample lagi berasal dari beberapa rumah sakit dan beberapa pusat karantina yang hasilnya negatif,” jelasnya.

Ia menuturkan, rata-rata yang terinfeksi tersebut adalah Orang Tanpa Gejala (OTG) dan ini sangat berbahaya. Sebab orang OTG tidak menyadari kalau dia terinfeksi dan orang lainpun melihat dia sehat-sehat saja.

“Dengan kondisi seperti itu, tidak ada kecurigaan dan proteksi diri, sehingga sangat memungkinkan penyebaran penularan Covid-19 semakin massive dan tidak terkontrol,” ungkapnya.

Disampaikannya,  total yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat sampai hari ini Minggu 23 Mei 2020 adalah 478 orang, dengan rincian 119 orang dirawat di berbagai Rumah Sakit, isolasi mandiri 72 orang, isolasi daerah 4 orang, Bapelkes 9 orang dan di BPSDM 59 orang, BPP Padang 11 orang, meninggal dunia 24 orang dan sembuh 180 orang.

“Total Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 9.031 orang. Proses pemantauan 165 orang, dengan rincian karantina Pemda 65 orang dan 100 orang isolasi mandiri. Selesai pemantauan 8.866 orang.  Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 855 orang.

Dari 855 PDP tersebut, 29 orang masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil lab. Dinyatakan negatif, pulang dan sehat sebanyak 826 orang,” pungkasnya.(mul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.