09/12/2022
Beranda » Sepakbola Indonesia Berduka, Djoko Susilo Tutup Usia

Sepakbola Indonesia Berduka, Djoko Susilo Tutup Usia

Ucapan belasungkawa atas meninggalnya Djoko Susilo yang diunggah Semen Padang FC di akun Instagram resminya. (Foto : @semenpadangfcid)

Malang, rakyatsumbar.id — Sepakbola Indonesia berduka. Pelatih kawakan yang pernah berlabuh di sejumlah klub Indonesia, Djoko Susilo, tutup usia di kampung halamannya, Dampit, Kabupaten Malang, Sabtu (22/08/2020).

Ucapan belasungkawa disampaikan sejumlah klub melalui akun media sosialnya. Mulai dari PSCS Cilacap, Madura United hingga Semen Padang FC.

“Innalilahi wa innailaihi rojiun. Selamat Jalan Coach¬†Djoko Susilo. Semoga husnul khotimah dan segala amal ibadahnya diterima disisi-Nya. Aamiin.. Al Fatihah…,”¬†tulis akun Twitter resmi PSCS, @PSCS_Cilacap.

PSCS Cilacap merupakan klub terakhir yang diarsiteki pelatih asal Malang ini pada musim 2019. Ia merupakan tokoh pendiri SSB Kaki Mas Malang. Karir profesionalnya berawal di pulau Kalimantan. Keduanya sebagai asisten masing-masing untuk Ronny Patinasarany di Persiba Balikpapan dan Sergie Dubrovin di PKT Bontang.

Nama Djoko Susilo melejit ketika menukangi Persiwa Wamena selama lima musim dari 2003-2008. Ia berhasil membawa tim berjuluk Badai Baliem itu promosi dari Divisi 2 ke Kasta Tertinggi Sepakbola Indonesia. Bahkan, selama 2 musim, Persiwa Wamena mampu menembus 8 besar Kasta Tertinggi Sepakbola Indonesia.

Musim berikutnya, Djoko Susilo berlabuh ke Semen Padang FC. Di Padang, Djoko Susilo mengarsiteki Kabau Sirah yang saat itu bermain di Divisi Utama. Mendengar kepergian mantan pelatihnya itu, tim Urang Awak mengucapkan belasungkawa melalui akun Instagram resminya.

“Segenap keluarga besar tim Semen Padang FC berduka cita, atas meninggalnya Coach Djoko Susilo ex Head Coach Semen Padang FC era Divisi Utama musim 2009. Semoga ditempatkan di tempat terbaik di sisiNya.. Amin,” tulis akun @semenpadangfcid.

Lepas dari Semen Padang FC, Djoko Susilo berkelana sejumlah klub seperti, Persela Lamongan, Gresik United hingga Sidoarjo. Tahun 2015, ia kembali ke Papua untuk mengarsiteki tim PON Papua.

Awal musim 2020, Djoko Susilo sebenarnya melamar ke Persik Kediri untuk menukangi klub promosi Liga 1 tersebut. Namun, manajemen Persik Kediri memilih Budi Sudarsono sebagai pelatih kepala.

Hingga akhir hayatnya, Djoko Susilo kembali ke kampung halamannya dan mendirikan usaha kopi yang diberi nama Kopi Liga Indonesia. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.