12/08/2022
Beranda » Motivasi Atlet Meningkat, KONI Sumbar Optimistis Berprestasi di PON Papua

Motivasi Atlet Meningkat, KONI Sumbar Optimistis Berprestasi di PON Papua

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat, Syaiful, saat memberikan motivasi kepada sejumlah atlet usai latihan bersama di gedung Sport Hall, Sabtu (22/8/2020) pagi. (HANDIYANUAR)

Padang, Rakyat Sumbar — Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat, Syaiful, menilai motivasi atlet PON wilayahnya meningkat untuk dapat mempersembahkan medali pada PON 2021 di Papua.

“Yang jelas tambah semangat. Mereka mengikuti latihan fisik, dan hasil dari latihan fisik sangat bagus, walaupun ada beberapa orang atlet yang fisiknya harus dibenahi,” kata Syaiful, saat memantau latihan bersama di gedung Sport Hall, Gor. H. Agus Salim, Padang, Sabtu, (22/8/2020) pagi.

Ia melanjutkan, ratusan atlet PON yang dipersiapkan mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua pada 2021, telah mengikuti training center (TC) berjalan sejak Februari 2020 hingga Agustus 2020, bahkan di masa pandemi Covid-19, latihan dilaksanakan secara mandiri.

“Senin sampai Jumat latihan dilaksanakan oleh masing-masing cabang olahraga (Cabor), diawasi oleh Tim Teknis PON KONI Sumbar dan konsultan olahraga, dengan melaksanakan program-program latihan yang telah diberikan, termasuk juga latihan bersama,” ujarnya.

Masih kata Syaiful, untuk terus menambah motivasi, para atlet  akan diberikan pembekalan,  yang direncanakan dilaksanakan pada akhir September 2020. Mantan atlet Indonesia yang berprestasi dunia akan dihadirkan.

“Pembekalan ini untuk memotivasi atlet, sehingga mereka lebih bersemangat mengejar prestasi. Nanti juga ada pemutaran film dokumenter atlet bulutangkis Susi Susanti, juara dunia yang kehidupannya dimulai dari bawah,” ungkap Syaiful.

Ia menyampaikan, pada 11-13 Agustus 2020 telah dilaksanakan pembekalan untuk pelatih (Coaching Clinic). Dari 52 pelatih, yang hadir 44 orang, karena ada yang tidak dapat izin dari instansi mereka dengan alasan yang dapat diterima.

“Pembekalan pelatih ini tentunya membuat para pelatih mendapat hal-hal baru yang bisa diterapkan kepada atlet, terutama menghindari atlet jangan sampai cedera, termasuk juga tentang gizi,” papar Syaiful.

Ia mengakhiri, dengan ilmu yang telah diperoleh saat coaching clinic ini, diharapkan para pelatih terus memotivasi para atlet, sehingga konsetrasi saat latihan tetap terjaga dengan baik.

“Tentunya, bagi pelatih menambah kepercayaan, keyakinan, dan ini juga bisa dijadikan sebagai peluru dia untuk menurunkan ilmu kepada atlet, dan bagi KONI akan menambah motivasi untuk berprestasi,” pungkas Syaiful. (byr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.