Utama  

PT Semen Padang dan Yayasan Buddha Tzu Chi Latih 20 Tukang Pemasangan Sepablock

 

Padang, Rakyat Sumbar – PT Semen Padang berkolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi menggelar Training Pemasangan Sepablock bagi 20 tukang pilihan. Pelatihan berlangsung selama lima hari, Senin–Jumat, 4–8 Mei 2026.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Padang itu diikuti peserta rekomendasi Yayasan Buddha Tzu Chi. Pelatihan ini ditujukan untuk mendukung percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) yang sedang dibangun yayasan tersebut di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, di kawasan bekas Bumi Perkemahan Pramuka Kota Padang.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan inisiatif ini merupakan bagian dari pendekatan holistik perusahaan dalam mengembangkan ekosistem penggunaan Sepablock. Menurutnya, PT Semen Padang tidak hanya berfokus pada penyediaan produk, tetapi juga memastikan kesiapan sumber daya manusia yang mampu mengimplementasikannya secara optimal di lapangan.

“Kami ingin memastikan bahwa inovasi produk yang kami hadirkan dapat diimbangi dengan kesiapan tenaga kerja yang kompeten. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat terhadap hunian berkualitas berbasis Sepablock dapat terpenuhi secara lebih luas,” ujar Win Bernadino, Senin (4/5/2026).

Kepala Unit BIP & Aplikasi PT Semen Padang, Yelmi Arya Putra, dalam sesi pelatihan memaparkan keunggulan Sepablock secara lebih rinci kepada para peserta. Ia menjelaskan bahwa pemahaman mendalam terhadap karakteristik produk menjadi bekal penting bagi para tukang agar mampu mengaplikasikannya secara tepat dan optimal di lapangan.

Staf Program Pendanaan UMK Unit CSR PT Semen Padang, Yulhelmus, yang turut membuka sekaligus menjadi pemateri pelatihan, mengatakan kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai transfer pengetahuan teknis, tetapi juga sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi. Para peserta dibekali pemahaman mulai dari pengenalan produk hingga teknik dasar pemasangan Sepablock guna memastikan hasil pembangunan yang layak huni, kuat secara struktur, serta tahan lama.

“Pelatihan ini kami rancang agar para tukang memiliki standar kompetensi dalam pemasangan Sepablock, sehingga mampu menghasilkan bangunan yang tidak hanya kokoh, tetapi juga efisien dan berkelanjutan,” ujar Yulhelmus.

Ia menambahkan, pelatihan ini sekaligus menjadi bagian dari strategi CSR perusahaan dalam memberdayakan masyarakat. “Dengan peningkatan keterampilan yang dimiliki, para tukang diharapkan dapat meningkatkan peluang ekonomi serta berkontribusi pada kesejahteraan keluarga,” katanya.

Perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi, Kahar, mengapresiasi kontribusi PT Semen Padang dalam memfasilitasi pelatihan tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas pembangunan huntap.

“Pelatihan ini sangat membantu kami dalam memastikan bahwa pembangunan huntap dapat berjalan lebih cepat dengan kualitas yang terjaga,” ungkapnya.

Antusiasme peserta terlihat selama pelatihan berlangsung. Salah seorang peserta, Arya Wiranata, mengaku mendapat pengalaman baru yang bermanfaat bagi peningkatan kompetensinya.

“Pada dasarnya pemasangan Sepablock mirip dengan bata merah, namun membutuhkan ketelitian pada tahap awal agar hasilnya presisi. Ini ilmu baru yang sangat berharga bagi kami,” tuturnya.

PT Semen Padang optimistis, melalui sinergi antara inovasi produk dan kolaborasi lintas sektor, perusahaan dapat terus menghadirkan solusi konstruksi yang efisien, tangguh, dan berkelanjutan bagi masyarakat. (*)