Polisi Tembak Kaki Residivis, Curi Motor dan Coba Kabur saat Ditangkap

36
Pelaku Curanmor, Dodi Eka Putra atau Codoik, dengan kursi roda setelah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara, Padang. Residivis ini ditangkap polisi beserta barang buktinya. (IST)

Padang, Rakyat Sumbar — Kaki kiri Dodi Eka Putra atau Codoik, 34, ditembak polisi lantaran melawan dan melarikan diri saat ditangkap di kawasan Simpang Air Mati, Aur Duri, Padang Timur, Selasa, (22/9) sekira pukul 20.00.

“Residivis ini ditangkap karena diduga terlibat tindak pidana kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dengan mencuri sepeda motor,” kata Kasatreskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, Rabu (23/9) siang.

Ia melanjutkan, pelaku terpaksa ditempak kakinya karena melawan dan mencoba melarikan diri saat penangkapan. Tapi, sebelum tindakan terukur itu diberikan kepadanya, lebih dulu dilakukan tembakan peringatan.

“Kaki kirinya terluka, tetapi setelah itu yang bersangkutan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Padang, untuk diberikan pertolongan medis, setelah lukanya diobati dibawa ke Mapolresta Padang, untuk pemeriksaan,” ujarnya.

Masih kata Rico, penangkap pelaku merupakan penyelidikan yang dilakukan oleh tim opsnal Satreskrim Polresta Padang dalam menindaklanjuti laporan dari seorang korban pencurian.

“Penangkapan pelaku berdasarkan laporan polisi dari korban berinisial PS, yang kehilangan sepeda motor. Barang bukti yang disita yakni sepeda motor Yamaha Nmax warna hitam, dan kunci sepeda motor,” ucapnya.

Ia menjelaskan, pelaku mencuri sepeda motor saat diparkir di samping gedung Sentral Pasar Raya (SPR), Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, padahal pengakuan pelaku hanya bermaksud buang air kecil saat itu.

“Pelaku leluasa mencuri sepeda motor itu karena kuncinya masih melekat di lubang kunci, setelah sepeda motor tersebut dipakai oleh pelaku untuk transportasi sehari-hari,” sebut Rico.

Ia menyampaikan, saat diinterogasi pelaki mengakui bahwa telah mencuri sepeda motor milik korban. Pelaku pun telah dilakukan pemeriksaan terkait perkara untuk proses perkara lebih lanjut.

“Penyidik sedang melakukan pemeriksaan terhadap pelaku secara intensif, termasuk juga meminta keterangan dari saksi-saksi. Informaso lebih lanjut akan kita sampaikan,” pungkas Rico. (byr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here