rakyatsumbar.id

Berita Sumbar Terkini

Beranda » Pewarta Foto Indonesia Terverifikasi

Pewarta Foto Indonesia Terverifikasi

Konstituen Muda di Dewan Pers

Padang, Rakyat Sumbar– Wartawan di Padang tergabung dalam organisasi kewartawanan Pewarta Foto Indonesia (PFI) menyambut baik atas keputusan Dewan Pers, yang akhirnya PFI resmi terverifikasi dan menjadi konstituen baru Dewan Pers bersama tujuh organisasi lainnya. Hal itu diungkapkan Ketua PFI Padang, Zulkifli (Zhuqincay) didampingi Divisi Pendidikan dan Pengembangan Anggota, Kariadil Harefa.,

Zhuqincay sapaan akrab Zulkifli mengatakan, tentang hasil verifikasi organisasi PFI 2020 dilangsungkan secara telekonferensi. Bergabungnya PFI menurut penyampaian Ketua Dewan Pers, Mohammad Nuh tentunya bisa menjadi spectrum penyempurna Dewan Pers.

“Jadi ibarat cahaya, (PFI) ini sebagai cahaya putih dengan tingkatclarity paling tinggi, cahaya yang paling terang, dan mampu memberikan pencerahan yang paling kuat,” katanya, meniru ucapan M. Nuh dalam pertemuan daring, Selasa, (12/05/2020).

Keberadaan PFI di DP tentunya seirama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Serikat Perusahaan Pers (SPS), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI) serta Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI).

Ia melanjutkan, Menteri Pendidikan 2009-2014 berharap sekaligus berpesan kepada Pengurus PFI Pusat 2019-2022 agar bisa menjaga kaderisasi organisasinya. “Mohon betul untuk kaderisasi, terutama dari aspek forensic (hukum), agar bisa menjadi judge dalam sebuah perselisihan, persoalan, dan komplain yang terkait gambar (foto jurnalistik),” katanya.

Terbitnya SK Dewan Pers tersebut, Ketua PFI Pusat Reno Esnir mengucapkan rasa syukur setinggi-tingginya. Jurnalis foto kantor berita Antara itu juga menyampaikan terima kasih banyak kepada Ketua Dewan Pers dan seluruh jajarannya.

“Alhamdulillah akhirnya keringat kerja keras pengurus PFI Pusat 2019-2022 terbayar dengan diterbitkannya SK Dewan Pers, selama Januari hingga Maret pengurus PFI Pusat mendata semua anggota dari seluruh Indonesia sebagai persyaratan wajib kosntituen Dewan Pers. Selain itu sejak kepengurusan baru tersusun, kami langsung tancap gas mendaftar di Kementerian Hukum dan HAM,” kata Reno.

Jurnalis senior Oscar Motuloh turut memberikan apresiasi pada pertemuan online tersebut, ia menyampaikan bahwa hari ini (12/05/2020) merupakan hari yang sama saat awal pergerakan dibentuknya PFI. Momen reformasi Mei ‘98 menjadi pencetus jurnalis foto saat itu untuk membentuk sebuah organisasi.

“Untuk dunia fotografi, hari ini (pada 1998) foto rekan kita Julian Sihombing itu menjadi sebuah awal dari pergerakan reformasi, dimana PFI juga menjadi bagiannya,” sebutnya.

PFI sebagai satu-satunya organisasi legal yang menaungi pewarta foto di Indonesia berharap dengan diangkatnya PFI sebagai konstituen Dewan Pers bisa menjadikan sebuah titik awal pembaruan kinerja organisasi kedepan. PFI menjadi kontituen termuda Dewan Pers usai diterbitkannya SK Dewan Pers dengan nomor: 19/SK-­‐DP/III/2020 tentang hasil verifikasi organisasi wartawan Pewarta Foto Indonesia tahun 2020. Dalam SK tersebut menjelaskan bahwa PFI telah memenuhi segala macam syarat dan kriteria organisasi wartawan sebagaimana telah diatur dalam SK Dewan Pers nomor: 04/SK-­‐DP/III/2006 tentang standar organisasi wartawan.

Menutup pertemuan tersebut, Ketua PFI Pusat menghimbau kepada seluruh anggotanya agar sama-sama bekerja keras membangun organisasi dengan baik. Ia juga meminta agar semua anggota bisa ikut andil dan berpartisipasi pada seluruh kegiatan PFI dan juga mendukung seluruh kegiatan Dewan Pers.

“Sekarang Dewan Pers dan PFI sudah satu keluarga besar, kita bantu dan sukseskan seluruh agenda Dewan Pers kedepan,” tukuk Reno. (hrf)

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *